Geger Dana Bansos Dipotong, Ini Penjelasan Lurah Jatijajar Depok

Lurah Jatijajar, Tapos Depok Sugino saat bertemu warga di lingkungan RT 01 RW 03 Jatijajar, Sabtu,(31/7)
Lurah Jatijajar, Tapos Depok Sugino saat bertemu warga di lingkungan RT 01 RW 03 Jatijajar, Sabtu,(31/7)

AKURATNEWS.COM- Pemotongan dana bantuan sosial (bansos) kembali terjadi di wilayah Kota Depok, Jawa Barat. Kejadian itu kini dialami warga sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di RT 01 RW 03 Kelurahan Jatijajar, Tapos.

Mengetahui kabar pemotongan dana bansos, Lurah Jatijajar, Sugino langsung bergerak cepat (garcep) memperjelas kepada pihak RW 03 dan langsung mendatangi lokasi RT 01.

"Saya sudah lakukan ricek kepada pihak RW 03 dan mendatangi lokasi RT 01 untuk memperjelas informasi tersebut ternyata seperti itu",jelas Sugino Sabtu, (31/7).

Dia menegaskan jika tidak dibenarkan ada pemotongan atau apapun bentuknya bersifat mengurangi nominal rupiah pada saat penyaluran dana bansos kepada penerimanya.

Kepada pengurus RT dan warga, masih kata Sugino, juga sudah dijelaskan kalau potongan apapun bentuknya jelas tidak dibenarkan.

Sugino juga mengatakan di RT 01 RW 03 ada sebanyak 32 KPM. Dia juga membenarkan jika nilai besaran yang dipotong mencapai Rp.100 ribu. "Iya benar, nilainya Rp.100 ribu", ucapnya saat dihubungi melalui telepon selularnya.

Meski begitu, Dia menyebut, hasil keterangan saat dirinya berada di lokasi RT 01 itu hasil dari kesepakatan para warga.

"Sebenarnya bukan potongan karena, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara warga dan tokoh masyarakat setempat dana itu untuk membantu warga lain yang tidak dapat bansos dan membutuhkan", jelas Sugino.

"Jadi, sekarang sudah dilakukan pengembalian dana kepada masing-masing penerima bansos di RT 01 yang jumlah penerimanya ada 32 KPM", pukasnya.

Sebelumnya, potongan dana Rp.100 ribu dari dana bansos senilai Rp. 600 ribu di RT 01 RW 03 Jatijajar, Tapos Depok yang akan dimanfaatkan untuk membantu warga lain yang sedang isolasi mandiri (isoman) dan lainya sempat jadi bahasan warga di sekitar lingkungan RT 01.

Warga mengetahui kalau dana dari potongan bansos tidak langsung dimanfaatkan warga lainya. Karena setelah diselidik yang Isoman justru sama sekali tidak dapat bantuan.

"Malah warga diminta patungan lagi buat bantu yg isoman. Jadi sempat rame komentar di grup whatapps warga soal potongan dana itu" kata salah seorang warga Jatijajar, Adit.

Dia melanjutkan, kalau dana nya sempat mau dikembalikan juga dari RT karena mulai ramai jadi bahasan lantaran sebelumnya juga warga belum pernah merasa pernah ada musyawarah soal potongan dana tersebut.

"Jadi dikasih tahunya pas mau terima bansos", ujar Adit.

Informasi itu ternyata membuat warga Jatijajar lainya geram. Fajar, warga Jatijajar menunjukan rasa geram.

Dia juga mengimbau agar kejadian pemotongan dana bansos diungkap. "Naikin aja biar pada kapok", tandasnya.

Penulis:

Baca Juga