Gelar Lagi Rapid Test, Ini Catatan Penting Kowani Buat Kemenkes

Jakarta, Akuratnews.com - Untuk kesekian kalinya, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menggelar Rapid Test Covid-19. Kali ini, Rapid Test ditujukan kepada pengurus pusat Kowani dan panitia Rapid Test Massal Kowani.

Sejumlah catatan penting dari kegiatan ini menjadi masukan bagi Kowani dan akan disampaikan pada pihak berwenang, dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

"Harus ada kejujuran, transparan. Apapun hasilnya harus disampaikan pada masyarakat. Percuma kita terus heboh-heboh melawan penyebaran virus kalau tidak ada transparansi," ujar Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto Wiyogo di sela-sela kegiatan, Jumat (12/6).

Kejujuran dan transparansi yang dimaksud Giwo adalah terkait hasil tindak lanjut penanganan orang yang dinyatakan reaktif pasca Rapid Test Kowani yang kemudian dirujuk untuk melakukan swab test.

"Ini jadi masukan dan akan menjadi catatan penting. Ini yang akan disampaikan pula pada Kemenkes," tandas Giwo.

Petugas medis dikatakan mantan Ketua KPAI ini harus teliti, responsif, memantau, mendampingi pasien dan tak saling lempar tanggungjawab. Pasien yang dinyatakan reaktif pun dimintanya juga harus aktif, responsif dan bukan malah takut.

Ditambahkan drg Rini Ramadhani selaku tenaga medis penanggungjawab kegiatan Rapid Test Kowani ini mengatakan, kebanyakan yang hasil Rapid Test-nya reaktif Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Mereka datang tanpa keluhan, ingin memeriksakan," jelas drg Rini.

Giwo juga menegaskan, menyambut era the new normal, masyarakat juga harus mau membiasakan kebiasaan baru yang diberlakukan pasca terjadinya pandemi ini.

"Harus mau ikuti protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, itu kan kebiasan baru," ucap Giwo.

Seperti diketahui, pada 28-30 Mei lalu, Kowani bersama Kemenkes menggelar Rapid Test Massal. Sekitar 1.000 peserta terdiri dari anggota Kowani dan masyarakat umum ikut dalam kegiatan ini.

Dari rapid test ini ditemukan 25 orang yang reaktif dan dirujuk ke Puskesmas untuk melakukan swab test.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga