‘Gelar Warisan Budaya’ Siap Tampil di Empat Negara Eropa

Jakarta, Akuratnews.com – Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya akan keragamanan suku bangsa, etnis dan budaya.

Kebudayaan telah menjadi ciri dan identitas Indonesia yang juga sekaligus berperan sebagai dasar ketahanan nasional serta pemersatu bangsa.

Tak mengherankan jika Misi Budaya yang merupakan sebuah upaya untuk menguatkan pemahaman generasi penerus sejak kecil sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara utuh dalam memahami karakteristik bangsa Indonesia yang penuh dengan beragam suku dan budaya harus terus dijalankan dengan konsisten.

Hal itulah yang dilakukan Kiny Cultura Indonesia, sebuah yayasan yang peduli dengan pengembangan kebudayaan di Indonesia yang berdiri sejak 2016 dan merupakan anggota dari CID UNESCO (Conseil International de la Danse) dan pendiri South Jakarta Section dari CID UNESCO ini.

Yayasan ini senantiasa konsisten untuk menjalankan sejumlah kegiatan seperti edukasi, pelestarian dan promosi budaya Indonesia sebagai langkah untuk terus mempromosikan budaya Indonesia secara global.

“Kami bekerjasama dengan Gema Citra Nusantara untuk melatih dan mempersiapkan anak-anak bangsa ini agar dapat memberikan suguhan budaya terbaik dari warisan leluhur. Kami bangga karena Indonesia selalu diapresiasi dan menjadi pusat perhatian pada saat festival berlangsung," ujar CEO and Director of Culture and Education of Kiny Cultura Indonesia, Kiki Puspita Sari di sela-sela acara 'Gelar Warisan Budaya' di Jakarta, Rabu (27/6).

Melalui program ini, anak-anak bangsa akan siap untuk mempromosikan Indonesia dengan mengikuti sejumlah kompetisi di kancah Internasional.

Gema Citra Nusantara (GCN) merupakan sanggar tari tradisional yang didirikan pada 2004 juga memiliki peran strategis dalam proses pengembangan kebudayaan Indonesia.

Sanggar GCN sudah terdaftar di Dinas Kebudayan dan Permuseuman Provinsi DKI Jakarta di bawah asuhan Mira Marina Arismunandar.

Komunitas ini aktif sebagai peserta dan pengisi acara dalam berbagai festival, event dan misi kebudayaan yang diselenggarakan oleh KBRI, KJRI dan berbagai organisasi kebudayaan yang ada di luar negeri.

Sebagai perwujudan dari upaya melestarikan budaya Indonesia dan sekaligus ajang promosi di dunia, pada bulan Juli dan Agustus 2019, Yayasan Kiny Cultura Indonesia dan Sanggar GCN akan berkolaborasi dengan membawa empat grup tarian yang akan berpartisipasi di kompetisi festival tarian internasional di antaranya:

1. Llangollen International Musical Eisteddfod.

Ajang ini merupakan event tahunan festival musik dan tari di Llangollen, North Wales. Festival ini diadakan oleh kerajaan Inggris dan dihadiri langsung oleh Pangeran Charles. Pada ajang ini yang akan menjadi peserta adalah Sanggar Gema Citra Nusantara Junior yang diwakili oleh adik – adik dari berbagai sekolah di Jakarta.

2. International Art-Festival Competition, New Life, Georgia.

Ajang ini akan diwakili oleh SMA Negeri 70.

3. 20th International Buyukcekmece Culture and Art Festival, Istanbul, Turki.

Ajang ini akan diwakili oleh SMP dan SMA Al-Izhar Pondok Labu.

4. International Rainbow Folk Festival, Praha.

Ajang ini diwakili oleh SMP Labschool Kebayoran.

"Festival-festival yang akan diikuti tersebut merupakan ajang bergengsi yang ada dalam pengawasan serta certified dari UNESCO. Festival tersebut setidaknya diikuti oleh 50 negara yang terdiri dari 3000 penyanyi, penari, pemusik, dan ditonton hampir sejumlah 50.000 orang setiap tahunnya," tambah Kiki.

Acara Gelar Warisan Budaya' ini dikatakan Kiki merupakan Gelar Pamit atau Mini Concert sebelum anak-anak berangkat pada festival dan kompetisi yang sesungguhnya di luar negeri.

"Sekaligus juga sebagai apresiasi atas keuletan dan kegigihan para penari cilik yang sudah menyiapkan waktu, sikap mental dan disiplin dalam keseriusan untuk ikut berkompetisi ditingkat global," ujar Kiki.

Kiny Cultura Indonesia optimis tim tari dari Indonesia akan memberikan hasil terbaik bagi Indonesia mengingat banyaknya apresiasi yang selama ini senantiasa diberikan kepada Indonesia dalam sejumlah festival berskala Internasonal.

Penulis: rianz

Baca Juga