GEMPARI Berikan Layanan Trauma Healing Bagi Anak Korban Gempa NTB

Jakarta, Akuratnews.com - Gerakan Masyarakat Peduli Anak dan Remaja Indonesia (GEMPARI), memberikan pelayanan konseling dan pendampingan psikologi atau trauma healing kepada anak-anak korban gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sekjen Gempari Swastiningsih mengatakan, tim akan berada di Lombok untuk beberapa waktu, dengan tujuan khusus memulihkan trauma anak-anak melalui metode mendongeng, bermain, dan bernyanyi.

"Metode yang digunakan tim GEMPARI sangat berpengaruh untuk memulihkan kembali kondisi psikologis anak-anak korban gempa, mengembalikan keceriaan anak-anak yang mana mereka telah mengalami dan melihat rumah, sekolah, dan lingkungan tempat bermainnya rusak karena gempa", jelas Swastiningsih kepada Akuratnews.com, Senin (13/8/2018).

Berbagai cerita diperdengarkan. Selain itu, anak-anak diajak untuk bernyanyi dengan lirik yang diubah agar terdengar lebih menarik.

Dengan media dongeng dan bernyanyi, tim juga menyisipkan pesan-pesan dalam menghadapi gempa dengan cara yang mudah dipahami anak-anak.

"Hebatnya, anak-anak disini gak terlalu mau kalau disuruh untuk bernyanyi, tapi kalau disuruh ngaji/mengahafal ayat-ayat Al-Quran langsung pada berebut, keren banget", tukasnya.

GEMPARI yang terdiri dari Ketua Umum Patrika Suzana Anggie Paturusi, Sekjen Swastiningsih, dan Ketua DPD GEMPARI NTB Mudahan Hazdie, hingga saat ini telah memberikan bantuan di sebelas titik yang terdiri dari sepuluh desa dan satu rumah sakit, yaitu RS KRI dr. Soeharso, di Pelabuhan Carik, Kec. Bayan KLU.

Dimana Swastiningsih mengatakan tidak semua orang boleh masuk kesana, namun tim GEMPARI diterima dengan baik oleh pihak RS.

"Alhamdulillah kita di terima oleh Kolonel Andi Abdullah, dokter ahli ortopedi di kapal tersebut dan menjelaskan bahwa banyak warga dan anak kecil yang patah tulang karena tertimpa runtuhan akibat gempa" pungkasnya. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga