Genjot Narasi Tentang Pancasila Jadi Alasan BPIP Buat ‘Lorong Waktu Si Aa’

Jakarta, Akuratnews.com - Badan Pembinaan Ideologi Pembinaan (BPIP) bekerjasama dengan Rans Entertainment dan Sinergy for Indonesia membuat animasi berjudul 'Lorong Waktu Si Aa'.

Animasi ini merupakan upaya BPIP melaksanakan pembumian Pancasila dengan cara-cara yang menarik serta kekinian.

"Ini searah dengan yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada 3 Desember 2019 lalu. Presiden menginstruksikan narasi besar soal Pancasila harus membanjiri media sosial, jangan sampai narasi Pancasila kalah dengan narasi-narasi ideologi lain," ujar Kepala BPIP, Prof. KH Yudian Wahyudi saat peluncuran 'Lorong Waktu Si Aa', Selasa (15/12).

Dilanjutkannya, animasi ini merupakan sebuah terobosan besar dalam menanamkan nilai luhur Pancasila kepada anak-anak sejak usia dini.

“Kita ingin anak-anak mengenal dan memahami dengan baik Pancasila sejak usia dini. Anak-anak sekarang banyak mengakses digitalisasi, oleh karena itu, lewat animasi kreatif dan edukatif ini kita harapkan anak-anak semakin dekat dan semakin memahami Pancasila serta semakin cinta dengan NKRI,” harap Yudian.

Digandenganya Rans Entertainment juga bukan tanpa alasan. Jumlah subscriber Rans Entertainmentbyang mencapai 18, 7 juta dan jumlah penonton konten animasi Si Aa yang berkisar 5 sampai 6 juta penonton menjadi sebuah pertimbangan.

"Dengan mengetahu hal itu, generasi muda diharapkan bisa lebih mencintai budaya dan ideologi yang dimiliki bangsa Indonesia, dan tidak perlu ikut-ikutan budaya serta ideologi asing. Juga melihat dari jumlah subscriber serta penonton, penggunaan animasi Si Aa merupakan upaya BPIP yang tepat dalam menguatkan narasi Pancasila secara masif di media sosial," imbuh Yudian.

Senada dengan yang disampaikan Kepala BPIP, Founder Sinergy for Indonesia Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, animasi 'Lorong Waktu si Aa' tidak terlalu menggurui, melainkan lebih bersifat entertain tetapi tetap mengedukasi.

"Selain itu, animasi ini juga sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme kepada generasi muda, dan seluruh masyarakata Indonesia secara umum," ucap Doli.

Ia juga berharap, ke depannya animasi ini bisa menjadi produk untuk lebih memperkenalkan Indonesia ke pada negara-negara tetangga dan dunia seperti produk-produk animasi dan program hiburan lain yang diproduksi Holywood, Bollywood, juga drama Korea.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga