Gepeng dan Pengamen Meresahkan, Warga Berharap Aparat Turun Tangan

Kota Bogor, akuratnews.com - Pasca lebaran Kota Bogor dibanjiri dengan keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) dan pengamen jalanan.

Masyarakat menilai, keberadaan mereka sudah terlalu banyak hingga meresahkan pengguna jalan dan anhkutan. Masyarakat meminta, aparat terkait menertibkan kegiatan gepeng tersebut.

Ada beberapa titik yang menjadi aktifitas gepeng dan pengamen seperti di simpang Yasmin Semplak, lampu merah Jambu Dua, sekitar Terminal Baranangsiang, lampu merah jalan Semeru, masih banyak lagi lokasi yang terlihat aktifitas gepeng dan pengamen yang semakin hari semakin subur keberadaannya.

Dina (34), warga Semplak mengatakan, mulai masuk bulan suci Ramadhan sampai hari ini, gepeng-gepeng tersebut bukannya berkurang tapi makin banyak.

"Bukan saya tidak mau berbagi bang, tapi kalau sudah terlalu banyak jadi risih, hampir semua tempat ada aja, saya berharap Satpol PP dan Dinsos segera menertibkan mereka,".jelasnya kepada akuratnews.com. Jumat (14/7).

Hal berbeda diungkapkan Permatasari (32), warga Bogor Utara yang menuturkan kejadian yang pernah menimpanya sewaktu di dalam angkutan umum.

"Pernah waktu itu di angkot ada pengamen meminta dengan cara memaksa bawain lagunya juga terkesan nyindir. Kesel saya.

Permatasari berharap, gepeng dan pengamen segera ditertibkan oleh Dinas terkait.

"Harusnya aparat segera menertibkan, sudah terlalu banyak keberadaan mereka. Saya jadi takut bang, pungkasnya. (Dody)

Penulis:

Baca Juga