Gerak Cepat, KPK Periksa Saksi Dugaan Suap Menpora

Jakarta, Akuratnews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat. Lembaga anti rasuah ini langsung melakukan pemeriksaan saksi setelah menetapkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka.

Hari ini, penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap seorang dari pihak swasta bernama Alverino Kurnia.

Pernyataan ini disampaikan langsung jubir yang juga Humas KPK, Febri Diansyah. Febri mengatakan, sebelumnya KPK telah mengagendakan pemeriksaan terhadap lima saksi lainnya dari unsur KONI, yaitu pengurus di bidang anggaran dan keuangan.

"Dalam penyidikan ini, KPK menduga sebagian suap terkait dengan proses pengurusan sampai dengan pencairan proposal hibah KONI melalui
komitmen fee dari sejumlah sumber," kata Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/9)

Febri melanjutkan, KPK menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka terkait kasus suap dan gratifikasi karena diduga menerima suap Rp26,5 miliar sebagai komitmen fee dari sejumlah sumber.

Dipaparkannya, penerimaan uang pertama terjadi di 2014/2018 saat Imam melalui asisten pribadinya diduga menerima Rp14, miliar. Berikutnya, pada rentang waktu 2016/2018 Imam diduga menerima uang senilai Rp11, miliar.

Sumber penerimaan di antaranya ialah dari pengurusan proposal hibah yang diajukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke Kemenpora 2018, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan.

Atas perbuatannya, Imam disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 huruf B atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Penulis: Suroso
Editor: Redaksi

Baca Juga