Gerindra Optimis PAN dan PKS Bergabung Dukung Prabowo Sebagai Capres

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengakui belum adanya kesepakatan antara partai koalisi pendukung Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden (capres) partai berlambang burung garuda tersebut.

Hal tersebut terjadi dalam pertemuan antara Gerindra dengan partai koalisi, yakni PKS dan PAN yang dilakukan Sabtu (14/07/18) di Kertanegara.

Ia mengatakan, pertemuan sebenarnya merupakan diskusi yang mengarah pada koalisi untuk mendukung Prabowo sebagai presiden.

"Kalau itu (diskusi dukung Prabowo), saya pastikan betul ada diskusi seperti itu. Tapi memang keputusan hasil diskusi itu mungkin perlu dibahas dan dibawa oleh teman-teman PAN dan PKS ke dalam forum resmi partai karena koalisi yang akan dideclare, misalnya kalau jadi memang harus keputusan resmi dari forum tertinggi dari partai masing-masing," terang Dasco di Gedung DPR, Senin (16/07/18).

Ia mengatakan, pihaknya memahami, mengapa PKS dan PAN mengatakan hal seperti itu, karena mereka juga seharusnya tidak mendahului keputusan tertinggi dari partai masing-masing.

Namun dari diskusi yang dilakukan, memang belum ada nama lain yang didiskusikan sebagai capres selain Prabowo.

"Diskusi kemarin itu baru sebatas diskusi calon presiden dan koalisi. Belum bicara sampai soal wakil presiden," katanya.

Pihaknya masih optimistis PAN dan PKS akan tetap bergabung bersama Gerindra untuk mendukung Prabowo sebagai capres dari partai tersebut.

Sebelumnya Gerindra menyebut bahwa PKS dan PAN sudah sepakat untuk mengusung Prabowo sebagai capres dalam pertemuan tersebut, namun hal itu dibantah oleh Presiden PKS, Sohibul Iman yang menyebutkan jika pihaknya belum memiliki kesepakatan apapun kendati dalam diskusi memang dibahas soal capres.

Hal senada juga diungkapkan oleh pihak PAN terkait hal tersebut. (Red)

Penulis:

Baca Juga