Gerindra Sebut PDIP Bukan PKI Asal Tidak Langgar Hak Konstitusi Di Pemilu 2019

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Pouyono mengatakan keluhan Sekjen PDIP, Hasto Kristianto, terkait PDIP yang sering dikaitkan dengan PKI seharusnya menjadi sebuah koreksi bagi PDIP.

'Dimana kok bisa PDIP yang merupakan Partai berideologi Pancasila sampai di kaitkan dengam PKI," kata Arief dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Selasa (1/8/2017).

Arief menyebutkan, keberandaan PKI sendiri sudah selesai ,karena itu jangan Prabowo  mengkritik UU Pemilu yang dianggap lelucon politik dan nipu rakyat dikira ambisi Jadi Presiden.

"Nah biasanya sifat PKI itu anti kritik dan melanggar Konstitusi ,makanya wajar sehingga PDIP sering disamakan dengan PKI, seperti keluhan Hasto kepada media saat menanggapi pernyataan Prabowo di Cikeas saat bertemu SBY," jelasnya.

Dia mengaku bahwa sifat  dasar PKI kan bertindak tanpa otak dan kurang waras serta melanggar konstitusi dan menipu rakyat dengan jargon kerakyatan.

"Terkait UU Pemilu menurut Saya soal persyaratan PT 20 persen sudah jelas  terjadi penghilangan hak konstitusi pemilih pemula pada Pilpres 2019, jika PT yang digunakan hasil Pemilu 2014 dan Pileg serta Pilpres bersamaan diadakan nya," ungkapnya.

Dia menjelaskan dimana pemilih pemula itu memiliki hak konstitusi untuk mengusung seseorang menjadi Capres dan saat Pilpres 2019. Pemilih pemula tidak masuk dalam bagian rakyat yang mengusung Capres 2019 dengan PT 20 persen yang mengunakan hasil Pemilu 2014.

"Jadi PDIP jangan salah tanggap , saya tidak menuduh  PDIP itu sama dengan PKI, Tapi akibat pemaksaan kehendak didalam PT 20 persen itu jadi sering PDIP dituduh dan  disamakan dengan PKI,. coba lebih sadar dan jangan memaksakan kehendak diluar kewarasan," ujarnya.

Ia menuturkan tuduhan terhadap PDIP dikaitkan dengan PKI pasti tidak ada,"Saya jamin PDIP bukan PKI seperti yang dituduhkan oleh segelintir orang yang tak suka dengan PDIP," tegasnya.

Untuk diketahui Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto membalik mengkritik  pernyataan Prabowo dan pihak lain terus mencari kesalahan dari penetapan PT 20 persen .

Bahkan Hasto menuding banyak pihak lawan politik yang ingin menjadi orang nomor satu di Indonesia. (Agus)

Penulis:

Baca Juga