oleh

Golkar Depok Memanas, DPD Jabar Didesak Gelar Musdalub

Depok, Akuratnews – Pasca pemberhentian dan dikeluarkannya Pengangkatan Pelaksana Tugas (PLT) pada 4 Pengurus Kecamatan (PK) dan pimpinan Fraksi oleh Dewan Pimpinan Daerah Golkar Kota Depok, Jawa Barat, berujung polemik.

Dampaknya, DPD Jabar didesak untuk segera menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Belum lama ini juga digelar aksi demonstrasi di kantor DPD Golkar yang melibatkan hampir seribu massa internal Golkar Depok.

Terkait itu, Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Sukmajaya Kota Depok, Juhana membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, PK di Depok memang telah melayangkan surat pada pihak DPD Golkar Jabar.

“Memang sudah dilayangkan surat mosi tidak percaya dan menuntut untuk dilakukanya Musdalub pada pihak DPD Jabar,” katanya Rabu,(19/9/2018).

Menanggapi aksi massa Golkar di kantor DPD Golkar Depok, Juhana menilai reaksi itu bisa terjadi karena akumulasi bentuk kekecewaan para anggota partai berlambang beringin yang ada di tiap PK di wilayah Kota Depok.

Sementara itu, menanggapi panasnya suhu di internal partainya, Ketua DPD Golkar Depok, Farabi Arafiq menilai perbedaan itu masih jauh dari perpecahan partai.

“Itu hanya perbedaan pendapat dan masih jauh dari perpecahan karena hanya segelintir orang saja,” ungkap Farabi.

Menurutnya, putusan Plt terjadi karena adanya perbuatan melawan organisasi yang mereka lakukan. Namun pihaknya masih siap menampung kembali para anggotanya itu.

“Kalau mereka sadar dan ingin kembali kami siap menampungnya,” ujar Farabi.

Dikatakannya, DPD Jabar dan pihaknya sependapat ingin konsolidasi untuk Golkar. Dan sampai saat ini blm ada surat pembatalan yg kita terima dari DPD Jabar terkait putusan Plt 4 PK dan Fraksi.

Seperti diketahui, memanasnya suhu diinternal Golkar Depok juga lantaran mencuat kabar tentang pemotongan dana saksi untuk tiap TPS di Depok oleh pucuk pimpinan DPD Golkar Depok. (Eko)

Komentar

News Feed