oleh

Gotong Royong Jaga Lingkungan, Pemkab Indramayu Sukses Bawa Pulang Adipura Ke-10

Indramayu, Akuratnews.com – Awal tahun 2019, Kabupaten Indramayu mendapat kado manis. Hasil usaha Pemerintah Kabupaten Indramayu dan stakeholder selama ini dalam menjaga lingkungan hidup berbuah manis. Piala Adipura kini dalam genggaman. Bukan yang pertama kali. Namun Piala Adipura kali ini menjadi Piala Adipura yang ke sepuluh.

Penghargaan Adipura yang diraih Kabupaten Indramayu adalah Adipura untuk kategori Kota Kecil. Penghargaan ini akan diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Plt Bupati Drs H Supendi MSi di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Rabu (16/01/2019).

Piala adipura yang diraih kali ini adalah Piala Adipura tahun 2018. Seharusnya piala ini diserah terimakan pada Juni tahun lalu. Namun karena ada keterlambatan, penyerahan baru dilakukan awal tahun 2019.

Konsisten meraih Penghargaan Adipura tentu bukan hal yang mudah. Ini mencatat, sejak tahun 2007, Kabupaten Indramayu berhasil meraih 10 kali penghargaan Adipura.

Raihan piala Adipura hanya terputus di tahun 2011 dan 2014. Bahkan sejak tahun 2015, penghargaan Adipura diraih empat kali berturut-turut hingga saat ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu Ir Aep Surahman, didampingi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Ir Dedi mengatakan selama ini Pemkab Indramayu bersama seluruh stakeholder terkait terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Khususnya masalah kebersihan dan pengelolaan sampah.

“Ada atau tidaknya penghargaan Anugerah Adipura, Dinas Lingkungan Hidup akan terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Sedangkan penghargaan yang diterima, merupakan bonus dari hasil kerja keras selama ini,” ujarnya.

Beberapa upaya terus dilakukan Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga lingkungan. Di antaranya dengan meningkatkan sarana dan prasarana kebersihan, berupa armada pengangkut sampah serta perbaikan dan pengoptimalan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pecuk.

“Sejauh ini alat angkut yang kita miliki berupa dump truck serta arm roll. Sedangkan pengoperasian TPA Pecuk, akan terus kita tingkatkan dalam hal pengelolaan sampah,” ujarnya.

Sejumlah perusahaan baik BUMN maupun swasta juga dilibatkan dalam masalah pengelolaan sampah dan kebersihan. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), BUMN dan pihak swasta bekerja sama dengan kelompok masyarakat untuk mengelola bank sampah.

Selain bank sampah Eretan Mina Bahari Desa Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur yang merupakan binaan Pertamina Hulu Energi ONWJ, ada pula bank sampah Mulia Asri Desa Sukareja Kecamatan Balongan binaan Pertamina RU VI Balongan serta bank sampah CBO IBU-TIN Berseri Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat binaan PT Polytama Propindo.

Semuanya bukan tanpa kendala. Tingkat kesadaran masyarakat yang bervariasi, menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Lingkungan Hidup. Sosialisasi dari stakeholder terkait hingga tingkat bawah, diharapkan akan semakin memupuk budaya hidup bersih dan sehat di kalangan masyarakat.

“Sosialisasi gencar dilaksanakan. Termasuk kegiatan kirab Piala Adipura yang diharapkan menjadi pemacu dan memotifasi masyarakat membiasakan pola hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Tidak hanya di wilayah perkotaan, Dinas Lingkungan Hidup terus berupaya memperluas cakupan pelayanan agar menjangkau pelosok. Ke depan, Dinas Lingkungan Hidup berencana membangun 1 TPA di tiap-tiap eks kawedanaan.

Sejauh ini baru ada dua TPA yang beroperasi di Kabupaten Indramayu, yakni Pecuk dan Kertawinangun. Untuk TPA Kertawinangun, rencananya siap digunakan tahun ini. Di Kecamatan Gantar, lokasi TPA sudah ada dan siap dibangun. Sementara di Kecamatan Sliyeg, DLH sedang mencari lahan yang tepat.

Untuk diketahui, indikator utama penilaian Anugerah Adipura sendiri tidak hanya dalam hal pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau serta partisipasi aktif dari masyarakat.

Konsep rebranding Adipura saat ini juga menuntut nilai administratif secara fungsional dan urban area, serta cakupan good enviromental governance secara keseluruhan.

Untuk itu, dalam upayanya menjaga lingkungan dan meraih Piala Adipura, dibutuhkan kerja sama lintas intansi dan dukungan stakeholder lainnya.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu H Taufik Hidayat SH Msi menyebutkan penghargaan ini merupakan wujud dari keseriusan Bupati, Wakil Bupati serta jajaran dalam menjaga kota Indramayu dalam hal kebersihan, keindahan, kenyamanan dan estetika.

Diraihnya penghargaan Anugerah Adipura lanjut Taufik,  merupakan semangat baru bagi masyarakat Kabupaten Indramayu untuk terus membangun Kota Mangga.

“Terimakasih serta apresiasi untuk Bupati, Wakil Bupati serta seluruh stakeholder terkait yang telah turut serta bersama-sama dalam memelihara keindahan dan kebersihan kota Indramayu,” terang Taufik.

Ke depan, masyarakat diharapkan untuk lebih meningkatkan pola hidup yang bersih dan sehat, serta berwawasan lingkungan. Tidak hanya di perkotaan, namun hingga ke pelosok desa. Sehingga raihan Anugerah Adipura bisa terus dipertahankan dan menjadi kebanggaan Kabupaten Indramayu.

“Semoga Kabupaten Indramayu dapat mempertahankan prestasi yang telah didapat,” ungkapnya. (Rio)

Loading...

Komentar

News Feed