GPPMI Desak Polisi Tangkap Aktor lntelektual Penyebar Hoaks Ratna Sarumpaet

Jakarta, Akuratnews.com - Gerakan Pemuda Pegiat Media Sosial (GPPMI) menyesalkan pemberitaan hoaks soal penganiayaan Ratna Sarumpaet yang terjadi di tengah musibah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

"Tidak tanggung-tanggung yang menyebarkan hoaks tersebut justru elit politik pendukung Prabowo-Sandi," kata Koordinator GPPMI Topan Kholik.

Pihaknya menyayangkan atas kompaknya para penyebar berita hoaks tersebut, mulai dari Calon Presiden Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Rl Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Rachel Maryam, Rizal Ramli, Nanik S Deang, Ferdinand Hutahaean dan lain-lain.

Topan menuturkan penyebaran berita hoaks tersebut sangat terstruktur dan sistematis. "Sangat diyakinkan bahwa ini merupakan setingan politik. Jika polisi tak mengungkap secara cepat kemarin, tentu permainan playing victim ini sudah pasti bagian dari strategi politik yang merusak demokrasi di Indonesia," tukasnya.

GPPMI, lanjut dia, terus memantau perkembangan teknologi pada zaman melenial dimana mayoritas rakyat Indonesia selalu melihat informasi di media sosial. "(GPPMI) mendesak pihak Kepolisian khususnya POLRI untuk segera menangkap aktor intlektual dan penyebar berita hoax yang merupakan bagian dari pelanggaran hukum," pungkasnya. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga