Gugatan Cekal Bambang Trihatmojo Ditolak, Ini Putusan Lengkap PTUN

Jakarta, Akuratnews.com - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menolak gugatan terkait cekal atas pengusaha Bambang Trihatmodjo.

Majelis PTUN dalam amar putusannya menyatakan gugatan anak Presiden RI kedua, Soeharto ini tidak diterima.

"Amar putusan. Mengadili. Menyatakan Gugatan Penggugat tidak diterima (niet ontvankelijk verklaard)," demikian isi amar putusan PTUN Jakarta seperti dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Jakarta, Jumat (5/3).

Putusan itu dibacakan dalam sidang secara virtual pada Kamis (4/3) kemarin dengan ketua majelis hakim Dyah Widiastuti dengan anggota Indah Mayasari dan Elfiany. Sedangkan tim hukum Bambang diketuai mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas.

"Menghukum Penggugat (Bambang, red) untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 429.000," ujar majelis.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) lewat keputasan Menkeu Sri Mulyani mencekal Bambang Trihatmodjo pada akhir 2019. Kemudian diperpanjang lagi pada Mei 2020 untuk enam bulan ke depan dengan menerbitkan SK No 108/KM.6/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Pencegahan Bepergian Ke Luar Wilayah Republik Indonesia Terhadap Sdr Bambang Trihatmodjo (Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara Sea Games XIX Tahun 1997) dalam Rangka Pengurusan Piutang Negara.

"Sebenarnya pencekalan pergi ke luar negeri ini mekanisme yang biasa diterapkan pada case serupa," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari, beberapa waktu lalu.

Menurut Puspa, seseorang dicegah atau dicekal ke luar wilayah Indonesia karena memiliki kewajiban yang belum diselesaikan.

"Seseorang dicegah bepergian ke luar wilayah RI karena mempunyai tanggungan yang belum dikembalikan ke negara," kata Puspa.

Untuk diketahui, Bambang Trihatmodjo dicekal ke luar Indonesia karena memiliki piutang saat menjabat sebagai Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara SEA Games XIX Tahun 1997.

Bambang pun menggugat Kementerian Keuangan soal pencegahan ke luar negeri ini. Gugatan ini didaftarkan ke PTUN Jakarta pada 15 September lalu dan teregistrasi dengan nomor perkara 179/G/2020/PTUN.JKT.

Dikutip dari situs resmi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Jakarta, Bambang tercatat sebagai penggugat dan kementerian Keuangan merupakan pihak tergugat.

Bambang meminta PTUN Jakarta membatalkan Keputusan Menkeu Nomor 108/KM.6/2020 tanggal 27 Mei 2020 tentang 'Penetapan Perpanjangan Pencegahan Bepergian ke Luar Wilayah RI terhadap Sdr. Bambang Trihatmodjo (Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara Sea Games XIX Tahun 1997) dalam Rangka Pengurusan Piutang Negara'.

Kemudian, Bambang juga meminta Kementerian Keuangan mencabut keputusan tentang pencekalan ke luar negeri tersebut.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga