Gus Yasin Tegas Menolak Pancasila Syariah

foto: dok. akuratnews.com.

Surakarta, Akuratnews.com - Akhir-akhir ini ada pihak yang menyerukan Pancasila Syariah sebagai dasar negara. Hal itu dikatakan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen saat memberikan pidato kunci dalam kegiatan Seminar Nasional dengan mengusung tema "Pancasila sebagai Platform Pembangunan Nasional dan Kebudayaan” yang di gelar di Universitas Sebelas Maret Surakarta, Senin (19/08/2019)

Pria yang akrab disapa Gus Yasin, ini menolak dengan tegas seruan Pancasila Syariah. Pernyataan tersebut menjadi sikapnya atas hasil Ijtima Ulama IV yang menyerukan adanya NKRI Syariah.

Gus Yasin mengklaim, bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan contoh bahwa bernegara harus memakai hukum agama, maka tidak akan mungkin ada Piagam Madinah.

Faktanya, menurut Gus Yasin, Piagam Madinah itu dibuat oleh Rasulullah, dimana pada bab 27 tentang agama, Nabi Muhammad menuangkan agama Yahudi pada angka pertama, Nasrani pada angka kedua, dan baru Islam di angka berikutnya.

“Artinya apa? Di sebuah tatanan negara yang Beliau emban, adalah melindungi seluruh masyarakat yang ada di Madinah kala itu. Maka disinilah pentingnya, sesuainya Pancasila terhadap apa yang diajarkan Rasul,” jelas Gus Yasin.

Gus yasin mengatakan bahwa Apabila umat Islam ingin Pancasila bersyariah, cukup dengan melaksanakan syariat Islam. Nilai-nilai agamalah yang harus ikut mewarnai Pancasila.

“Dalam Pancasila sudah ada aspek agama, sosial, budaya. Seluruhnya sudah terdapat dalam Pancasila. Apa yang kita ragukan? Soal agama sudah di sila 1. Maka nilai-nilai agama yang harus ikut mewarnai dalam Pancasila,” ajak Gus Yasin.*

Penulis: Yusfi WS
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga