oleh

Habib Rizieq Dalam Reuni 212: Ayo Pilih Capres Hasil Ijtima Ulama!

Jakarta, Akuratnews.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyoroti permasalahan bangsa dalam empat tahun terakhir. Menurutnya, kuat indikasi soal adanya gerakan yang ingin menghancurkan sendi-sendi kehidupan beragama dan bernegara di Indonesia secara sistematis dan struktural dengan menghalalkan segala cara.

Ia mengatakan seperti adanya pembiaran terhadap paham aliran sesat dan penodaan agama secara masif. “Bahkan para pelakunya dilindungin. Padahal agama apapun tidak boleh dinista,” ujarnya dalam pesan suara yang diperdengarkan saat Reuni Akbar 212 di kawasan Monas, Jakarta, Pusat, Minggu (2/12/2018).

Selain itu, Habib Rizieq melihat adanya pembiaran terhadap kemaksiatan seperti pembunuhan, korupsi, miras, judi, porno aksi, prostitusi dan LGBT. Kemungkaran dan kemaksiatan tersebut dinilainya telah merajalela sehingga dapat merusak generasi muda bangsa sekaligus mengundang bencana.

Habib Rizieq lantas menyatakan kondisi buruk dan situasi gawat ini harus segera dihentikan. “Kita wajib secara bersama-sama bersatu padu bahu-membahu wajib segera melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” tukas dia.

Ketua Dewan Pembina Persaudaraan Alumni (PA) 212 ini mengimbau agar pintu perubahan yang ada di depan mata tidak disia-siakan.
Habib Rizieq kemudian menyampaikan amanat perjuangan untuk perubahan.

Ia seraya menegaskan amanat perjuangan tersebut bukanlah kampanye maupun propaganda politik. “Amanatnya adalah ayo di Pilpres dan Pileg 2019 kita wajib berjuang bersama untuk perubahan,” sebutnya.

“Ayo kita pilih Capres dan Cawapres hasil Ijtima Ulama,” pungkas Habib Rizieq.

Seperti diketahui, hasil Ijtima Ulama yang diinisiasi oleh PA 212 memutuskan untuk mendukung pasangan calon presiden – wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Prabowo sendiri juga tampak hadir dalam Reuni 212 hari ini bersama para tokoh nasional lain. (Ysf)

Komentar

News Feed