Hacker Indonesia Jebol Dana Bantuan Covid-19 AS, MMP: Mereka Salah Jalan!

Sekjen Milenial Merah Putih (MMP), Joniah Hasan.

Jakarta, Akuratnews.com - Baru-baru ini, dua hacker asal Indonesia mampu membobol dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 Amerika Serikat (AS) yang nilainya fantastis, sekitar 60 juta dolar AS.

Kedua hacker ini, SRF dan MZM masih berusia muda alias kaum milenial yang hanya lulusan SMK.

Menyikapi fenomena ini, Milenial Merah Putih (MMP) menyayangkan tindakan kedua anak muda yang sebenarnya punya potensi besar lantaran dengan kemampuan IT yang mumpuni, mereka mampu menjebol website milik pemerintah AS.

"Negara ini punya banyak milenial yang sangat pintar dan kemampuannya mumpuni, tapi mereka terkadang salah atau tidak tepat menempatkan kepintarannya kepada tindakan kriminal seperti menjebol dana bansos Covid-19 AS. Jadi sangat disayangkan, padahal ini skill yang bukan main-main," ujar Sekjen MMP, Joniah Hasan di Jakarta, Senin (19/4).

Joniah yang juga Sekjen MMP yang baru saja terpilih ini melihat, kemampuan milenial Indonesia tak bisa diremehkan begitu saja. Sayangnya mereka salah jalan dalam mempergunakan kemampuannya itu.

"MMP ini nanti akan coba mewadahi milenial ini agar tidak salah jalan. Kita kan punya divisi-divisi yang bisa mewadahi dan mengarahkan kemampuan mereka seperti divisi usaha dan bisnis, divisi politik dan sebagainya. Nanti akan ada mentoring sesuai passion mereka," papar Joniah.

MMP, lanjutnya, mengimbau para milenial untuk bisa memilih wadah yang tepat untuk berkontribusi.

"Makanya gabung dengan MMP biar tidak salah langkah," pungkas Joniah.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga