Neng Geulis

Hadir Ramaikan Ragam Batik di Era Milenial Melalui Batik Angklung

Sang Desainer Neng Geulis, Frida Nursanti Kerudung Biru) di antara modelnya saat Fashion Show, pada pembukaan Hotel Horison Bhuvana Ciawi (10/5).

BOGOR, akuratnews.com - Batik telah menjadi icon Indonesia dalam dunia fashion maupun budaya di mata internasional. Keberadaan batik tidak serta merta terhenti dalam satu corak semata. Seiring berjalannya waktu, keberadaan batik di era Milenial, menuntut para pencinta batik khususnya bagi para desainer untuk melakukan inovasi agar batik dapat mengambil hati generasi yang diketahui memiliki kebebasan dalam berekspresi.

Adalah Neng Geulis, yang kini ikut meramaikan style batik di tanah air. Bahkan kehadirannya yang baru beberapa tahun belakangan ini, telah merebut hati pencintanya terlebih beberapa negara dari Asia hingga Eropa telah menjadi saksi akan keindahan batik yang dipadukan dengan beragam bahan seperti tenun yang juga salah satu produk fashion yang dimiliki Indonesia.

Melalui tangan sang desainer Frida Nursanti, batik didesain menjadi pakaian muslim yang penuh dengan style milenialnya tanpa menghilangkan sentuhan busana muslim.

Sang Desainer Neng Geulis, Frida, mengungkapkan sejatinya Kota Bogor telah memiliki beberapa corak batik yang menjadi kebanggan Kota hujan ini. Seperti Batik Bogor, Batik Bunga Raflesia, Batik Kujang dan sebagainya. Mencintai akan kesenian alat musik Jawa Barat yang berasal bambu yakni angklung, Neng Geulis melahirkan produknya yang diberi nama Batik Angklung.

"Batik Angklung sudah pernah dipertunjukan dalam ajang Indonesian Fashion Week dan kita baru saja lolos kurasi di Festival Indonesia-Moscow. Pada festival ini, kami sudah ikut tahun ke 3. Di mana, untuk Festival Indonesia-Moscow, sendiri sudah masuk di tahun ke 4. Kami ikut di tahun 2016, 2018, dan 2019. Di mana, untuk mengikuti festival tersebut, kami harus mengikuti kurasi yang telah ditentukan pihak penyelenggara yang tentunya kurasi ini ditentukan oleh penilaian," papar wanita yang sejak Sekolah Menengah Pertama sudah senang mempadu padankan pakaian.

Lebih jauh, dia menjelaskan di era Milenial saat ini, keberadaan batik elbih fleksible yang dahulu dikenakan pada saat acara-acara formal semata. Saat ini dengan berjalannya waktu, banyak batik dipadu padankan dengan outer (stelan luaran) yang tentunya membuat seseorang yang mengenakannya lebih terlihat modis.

"Batik saat ini banyak yang menggunakan outer batik. Bagaimana caranya kita bisa membedakan dengan orang lain salah satunya di era Milenial ini bisa digunakan untuk kaum Milenial," ungkapnya, sambil menunjukkan salah satu karyanya yang tengah dikenakan hasil padanan batik dan kain sarung, yang menurutnya selain produk yang tidak berat saat digunakan, batik yang dibuatnya ringan di harga.

Dirinya mengungkapkan, Batik Angklung diciptakan agar bisa menjadi pembeda dari batik-batik yang lain. Sebagai seorang yang berlatar belakang dari lulusan IPB Perikanan, dirinya mengakui bahwa hanya seorang pemula. Namun, dengan produk yang berbeda menjadikan ciri khas yang menjadi pembedanya.

"Desainer di tanah air cukup banyak dan semuanya jago (profesional) dan saya hanya pemula. Namun, bagiamana kita bisa berbeda, punya identitas dengan Batik Angklung maka selain bisa menjual kain batiknya juga bisa berkreasi dengan padanan outer sehingga tidak kaku dalam produknya," imbuhnya.

Untuk harga kreasinya, Frida, membanderol harga dengan harga yang tidak begitu mahal jika dibandingkan dengan produk-produk baju muslim sekelasnya.

"Produk saya dimanapun selalu tampil dengan gaya muslim. Kita mengangkat hijab, dengan tetap gaya dengan kepatutannya. Untuk produk kami harga paling murah di harga Rp250 ribu dan paling mahal Rp.850 ribu," terang wanita yang sedang mempersiapkan kreasinya untuk melatar di Festival Indonesia-Moscow, mendatang.

Neng Geulis, saat ini dapat ditemui di wilayah Bogor, Jawa Barat untuk outlet, tepatnya outlet Neng Geulis, di jl. Krisna Raya Nomor 50, Bogor Jawa Barat. Selain itu, produk Neng Geulis juga ada di Raja FO outlet Bogor dan Cimacan.

"Kami juga punya resseler di dalam dan luar negeri. Beberapa pameran yang sudah kami kunjungi selain di Rusia, seperti Jerman, Mumbai, Berlin, Jeddah, Singapore, sudah ada reseller kami. Memang bukan toko, tetapi ada contoh yang bisa siapapun ingin melihat dan dapat melakukan pemesanan melalui mereka. Kami juga memiliki intagram Nenggeulis dan Frida Aulia, yang bisa melakukan pemesanan dan melihat produk-produk kami tentunya," pungkas wanita yang baru saja melakukan fashion show pada pembukaan Hotel Horison Buvhana Ciawi, Bogor, Jumat (10/5).

Penulis:

Baca Juga