Hanif Dhakiri dan Tomkur ‘Rebut’ Dua Putri Raja, Cak Imin Malah Ketawa Lepas

Jakarta, Akuratnews.com - Lima bulan sudah pandemi Corona (Covid-19) berlangsung dan belum usai. Tak bisa dipungkiri hal ini menimbulkan kepenatan dan kebosanan di berbagai kalangan masyarakat, tak terkecuali bagi para pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Guna menghilangkan kepenatan, menambah imunitas tubuh sekaligus dalam rangka perayaan HUT ke-22 PKB, pengurus DPP PKB ikut ambil bagian dalam pagelaran Ketoprak Humor.

Mulai Menteri Ketenakerjaan (Menaker) yang juga Wakil Ketua Umum PKB, Ida Fauziyah, mantan Menaker yang juga Wakil Ketua Umum Hanif Dhakiri, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB Hasanuddin Wahid, Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Bambang Susanto, Ketua Fraksi PKB DPR Cucun A Syamsurijal, anggota DPR Tommy Kurniawan, Fathan Subchi, Faisol Reza dan Ketua DPP Ahmad Iman unjuk kebolehan bermain ketoprak.

Ketoprak dengan lakon 'Satrio Tali Jagat' ini disutradarai seniman tradisional Kirun dan diramaikan Marwoto, Anya Dwinov dan Chika Jessica.

Lakon ini bercerita tentang dua putri raja yang diculik kerajaan tetangga. Rencananya kedua putri tersebut akan dijadikan istri. Namun sebelum niat tersebut tercapai, maha guru yang diperankan Sekjen PKB Hasanuddin Wahid mengutus dua muridnya, Hanif Dhakiri dan Tommy Kurniawan merebut kembali dua gadis yang diculik tersebut

Sementara, Ketua FPKB DPR Cucun A Syamsurijal dan Bambang Susanto berperan sebagai dua kakak beradik penjahat yang menculik putri raja.

Aksi kocak pun terjadi saat Hanif Dhakiri dan Tommy Kurniawan (Tomkur) berusaha mengambil kembali dua putri raja yang diculik. Adegan tersebut berhasil 'mengocok perut' para penonton yang hadir di kantor DPP PKB.

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar pun beberapa kali tampak terlepas tali maskernya karena kerap tertawa lepas.

Usai menyaksikan ketoprak humor, Cak Imin, saapan akrab Muhaimin Iskandar mengatakan, pagelaran ini dimasudkan menghibur masyarakat, terutama keluarga besar PKB karena dalam suasana pandemi yang penuh ketegangan, suasana yang serba menakutkan, mereka bisa menghibur diri dan mencoba mengambil suasana yang lebih akrab.

"Terpenting kita tetap senang agar imun tubuh kita semakin baik," katanya.

Pagelaran seni ini, menurut pria yang belakangan ini disapa Gus AMI, juga bagian dan upaya PKB terus melestarikan budaya seni tradisional.

"PKB sejak awal berdiri bertekad untuk menjadikan budaya sebagai landasan dalam doktrin dan langkah politiknya," papar Muhaimin.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga