Hanura Apresiasi KPUD Kepulauan Yapen

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Yan Mandenas mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Yapen karena menganulir pasangan nomor urut satu, yang merupakan calon incumbent, Tonny Tesar-Frans Sanadi. Pernyataan itu datang dari tim sukses pasangan calon bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy-Nathan Bonai, Yan Mandenas, yang juga sebagai Ketua DPC partai pimpinan Oesman Sapta Odang.

Hal tersebut atas keputusan KPU Kab Kepulauan Yapen, Wasekjen DPP Partai Hanura itu meminta KPU segera melakukan rekapitulasi suara yang sempat tertunda karena adanya gugatan dari pasangan nomor urut 5, Benyamin Arisoi-Nathan Bonai untuk periode 2017-2022.

“Kami sangat mengapresiasi keputusan KPU yang telah mengajukan surat keputusan pembatalan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati kepada pasangan calon nomor urut 1, Tonny Tesar dan Frans Sanadi," kata Yan Mandenas di Jakarta, Rabu (22/3/2017) malam.

KPU Kab Kepulauan Yapen mengeluarkan SK 24/Kpts/KPU-Kab/030.434110/Tahun 2017 tentang Pembatalan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupten Kepulauan Yapen tahun 2017 tanggal 21 Maret 2017.

Dia meminta semua pihak untuk tidak terprovokasi dengan keputusan KPU Kab Kepulauan Yapen tersebut.

"Kita bersama partai pengusung seperti PBB, PDIP, Hanura dan PPP akan mengawal rekapitulasi KPU kab Kepulauan Yapen. Kita juga sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi,"ujar Yan yang juga Ketua DPRD Papua itu.

Ada pun bunyi surat putusan diskualifikasi atau pembatalan  KPU kabupaten Kepulauan Yapen, adalah menetapkan pembatalan sebagai calon bupati dan wakil bupati Kabupaaten Kepulauan Yapen nomor urut 1 atas nama Tonny Tesar dan Frans Sanadi.

Dijelaskan, pertimbangan KPU Kabupaten Kepulauan Yapen, bahwa pasangan nomor urut 1 itu telah melakukan pelanggaran administrasi sebagaimana rekomendasi Panwaslu Kab Kepulauan Yapen, rekomendasi Panwaslih Kab Kepulauan Yapen, rapat pleno Panswaslih Kabupaten Kepulauan Yapen dan SK KPU Pusat nomor 236/KPU/III/2017 tentang tindak lanjut rekomendasi Panwas Kabupaten Kepulauan Yapen.

Yan menjelaskan, beda suara dengan pasangan nomor urut satu dengan pasangan nomor urut 5 adalah 709 suara atau kurang dari 2 persen," kata Ahmad Nur, yang merupakan ketua timses Benyamin-Nathan.

Dengan keputusan pembatalan tersebut maka Benyamin Arisoi, SE.M.Si dan Drs. Nathan Bonai,SE,M.Si dinyatakan sebagai pemenang pilkada Kabupaten Kepulauan Yepen untuk periode 2017-20122.

“Pihak Panwaslu Kabupaten Yapen menurutnya telah mengeluarkan rekomendasi Nomor: 35/ K.PANWAS-KAB.YP/III/2017 tentang pembatalan/ diskualifikasi dari pilkada (dicoret sebagai peserta) terhadap Paslon Nomor Urut 1 berdasarkan Pasal 71 Ayat (3) dan Ayat (5) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi UU.”

Ditegaskan, rekomendasi tersebut dikonsultasikan oleh KPUD Kabupaten Kepulauan Yapen dengan KPUD Provinsi Papua dengan KPU RI (Pusat).

"Kami mendesak dan mendukung penuh langkah tegas pihak Panwas Kabupaten Kepulauan Yapen agar proses pemberian sanksi sesegera mungkin dilaksanakan agar menjadi pembelajaran bagi siapapun yang mencalonkan diri pada pilkada di kemudian hari,” ujarnya.

Tidak hanya di Pilkada kali ini, menurutnya, masih ada pelanggaran yang dilakukan calon petahana pada tahun 2010 lalu, saat itu MK dipimpin oleh Hakim Akil Mukhtar. Dimana Mahkamah Konstitusi (MK) pada waktu itu sudah memutuskan bahwa di Yapen harus ada Pilkada ulang. Sayangnya,perintah itu tidak diindahkan.

“Namun oleh calon petahana yang sekarang dengan KPU pada waktu itu melakukan komunikasi dengan pimpinan DPRD Yapen, yang namanya adalah saudara Yaota Mayomi, kemudian mereka kembali ke Jakarta, melobi ke MK, dan meyakinkan MK bahwa di Yapen itu Pilkada ulang sudah terjadi tanpa adanya dukungan data-data dan fakta-fakta yang melibatkan saksi-saksi di lapangan. Kemudian MK putuskan untuk menetapkan saudara Toni Tesar sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen pada tahun 2012,” tegas Yan mengurai.

Dengan adanyan surat keputusan tersebut, maka pasangan calon Benyamin Arisoi, SE.M.Si dan Drs. Nathan Bonai,SE,M.Si bakal resmi menjadi pemenang dalam pilkada serentak di Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papuan untuk masa bakti 2017-2012 mendatang.

Diketahui, Pasangan calon Bupati/Wakil Bupati, Tonny Tesar , S.Sos – Frans Sanadi , B.SC, S.Sos, MBA, diusung koalisi Partai, Demokrat, Golkar, Nasdem. Sedangnkan Pasangan calon Bupati/Wakil Bupati, Benyamin  Arisoy , SE, M.Si – Drs. Nathan Bonai , M.Si, diusung koalisi Partai, Partai Bulan Bintang (PBB), PDIP, Hanura dan PPP. (Ahyar)

Penulis:

Baca Juga