Harga Emas Naik Lagi Setelah Terkonsolidasi

Emas batangan (Ilustrasi)
Emas batangan (Ilustrasi)

Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Jumat, meskipun mencatat penurunan harga dalam keenam sesi perdagangan mereka berturut turut  sebelumnya. Indeks dolar disatu sisi terus menguat, menjadi bayang-bayang sentiment nagatif bagi kenaikan harga emas lebih lanjut.

Logam kuning telah jelas turun sehari sebelumnya karena indeks dolar memperdalam kenaikannya, setelah Federal Reserve pekan ini mengangkat dana federal telah siap untuk meningkat lagi pada bulan Desember. Indek dolar naik 0,2% Jumat dan menuju 0,5% laba kuartal ketiga.

Dalam kisaran perdagangan yang ketat, harga emas tertekan namun mampu bertahan lebih lanjut. Begitu kondisi harga mengalami kejenuhan akibat aksi jual, sejumlah investor kembali masuk kepasar untuk memanfaatkan dengan melakukan aksi beli kembali.

Konsolidasi harga emas saat ini mempertahankan tren penurunannya dengan peluang jatuh hingga ke $1.160 per troy ons.  Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Desember mengalami kenaikan sebesar $ 8,80, atau 0,7%, dengan menetap di harga $ 1,196.20 per troy ons. Kontrak ini sebelumnya hanya menutup perdagangan diposisi terendah dalam enam minggu pada hari Kamis.

Harga, berdasarkan kontrak teraktif ini telah turun 0,4% secara mingguan dan 0,9% secara bulanan. Itu adalah penurunan bulanan keenam berturut-turut. Berdasarkan penyelesaian kontrak paling aktif $ 1,254.50 pada 29 Juni, harga turun 4,6% untuk kuartal ketiga.

Emas sensitif terhadap kenaikan suku bunga Fed karena mereka dapat mendorong Dolar AS naik. imbal hasil obligasi yang naik, juga akan mengurangi daya tarik emas sebagai aset nonyielding, dan cenderung meningkatkan dolar, akan membuat emas lebih mahal untuk pembeli yang menggunakan mata uang non dolar. (Lukman Hqeem)

Penulis:

Baca Juga