Hari Bhayangkara 2022, Berikut Sejarah dan Perjalanan Kepolisian Republik Indonesia

Berikut Sejarah dan Perjalanan Kepolisian Republik Indonesia
Berikut Sejarah dan Perjalanan Kepolisian Republik Indonesia

AKURATNEWS - Setiap 1 Juli Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merayakan hari jadinya atau yang dikenal sebagai Hari Bhayangkara.

Tepat hari ini, Jumat, 1 Juli 2022, Kepolisian Republik Indonesia telah berusia 76 tahun.

Mengutip dari laman resmi polri.go.id, kata Bhayangkara diambil dari istilah yang digunakan patih Gajah Mada di zaman Kerajaan Majapahit.

Bhayangkara saat itu merupakan sebutan bagi pasukan pengamanan yang bertugas melindungi raja dan kerajaan.

Sebelum sampai seperti kondisi saat ini, kepolisian Indonesia memiliki sejarah panjang mulai dari masa penjajahan Belanda, Jepang, dan awal kemerdekaan.

Di masa penjajahan Belanda, sekitar 1867, pemerintah Hindia Belanda mulai merekrut warga pribumi untuk menjaga keamanan dan aset-aset kekayaan mereka.

Pada masa ini, ada berbagai macam kepolisian yang dibentuk mulai dari veld politie (polisi lapangan), stands politie (polisi kota), cultur politie (polisi pertanian), bestuurs politie (polisi pamong praja), dan lain-lain.

Sejalan dengan administrasi negara waktu itu, pada kepolisian juga diterapkan pembedaan jabatan bagi bangsa Belanda dan pribumi.

Pada dasarnya pribumi tidak diperkenankan menjabat hood agent (bintara), inspekteur van politie, dan commisaris van politie.

Untuk pribumi selama menjadi agen polisi diciptakan jabatan seperti mantri polisi, asisten wedana, dan wedana polisi.

Kepolisian modern Hindia Belanda yang dibentuk antara tahun 1897-1920 adalah merupakan cikal bakal dari terbentuknya Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini.

Sementara pada masa penjajahan Jepang, meski kepala kepolisian dijabat oleh orang Indonesia yang berperan dan mengendalikan penuh tetap pihak Jepang.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Sumantri Kalimantoro
Editor: Ahyar

Baca Juga