Hari ini Jenazah Korban Dikubur Massal Di Poboya.

Penguburan massal korban bencana gempa dan tsunami di Poboya, Palu, Sulawesi Tenggah. (Istimewa).
Penguburan massal korban bencana gempa dan tsunami di Poboya, Palu, Sulawesi Tenggah. (Istimewa).

Palu, Akuratnews.com - Setelah dipersiapkan sehari sebelumnya, hari senin (01/10) mulai dilakukan penguburan massal korban bencana Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tenggah.


Menurut Data Mabes Polri hingga Minggu (30/09) malam, jumlah korban jiwa Bencana Gempa Tsunami di Sulawesi Tenggah, mencapai 1.203 jiwa. Sebelumnya, pihak BNPB melaporkan pada siangnya, bahwa jumlahnya mencapai 832 jiwa.

Para korban jiwa akibat gempa 7,4 magnitudo serta tsunami yang menerjang Donggala dan Palu dan sekitarnya pada Jumat (28/9) lalu, terus bertambah. Mereka tersebar di sejumlah rumah sakit dan posko terpadu Badan SAR Nasional (Basarnas). Sebagian jenazah yang berhasil teridentifikasi juga sudah dimakamkan.

Karena jenasah tersebut mulai membusuk, dilakukan pemakaman secara massal. Pihak pemda setempat telah menyediakan lahan untuk kuburan massal tersebut didekat Tempat Pemakaman Umum Poboya, Palu.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah mengatakan, bahwa prajuritnya sedang menyiapkan tempat pemakaman massal untuk menguburkan jenazah dari korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

"Jadi rencananya akan kita jadikan satu lubang massal," kata Hadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Panglima menyebutkan ukuran kuburan masal itu seluas 10x100 meter atau 1000 meter persegi. (Lukman Hqeem)

Penulis:

Baca Juga