Hari Pertama Perluasan Ganjil Genap, 941 Kendaraan Kena Tilang

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP Muhammad Nasir. (akuratnews.com)

Jakarta, akuratnews.com - Hari pertama penindakan peraturaan gajil genap, dari 5 wilayah di DKI Jakarta, Polda Metro Jaya (PMJ) sudah mengambil tindakan reprensif dengan menilang sebanyak 941 kendaraan roda empat.

Dimana ratusan kendaraan roda empat yang ditilang tersebut hasil penjumlahan dari wilayah Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga Jakarta Timur, dengan dengan rincian 617 Surat Izin Mengemudi (SIM) dan 324 STINK di jadikan barang bukti.

Kasubdit Gakkum Ditlantas PMJ, AKBP Muhammad Nasir mengatakan perubahan dan perluasan ganjil genap ini, pertama berdasarkan peraturaan Gubernur (Pergub) nomor 155 tahun 2019, lalu dirubah menjadi Pergub 88 tahun 2019 tentang perubahan perluasan yg jumlahnya dari 9 ruas menjadi 16 ruas.

Kedua penambahan jam operasional, yang biasanya sore hingga Pukul 20.00 wib, dirubah menjadi Pukul 21.00 wib, dan ketiga, perubahan yang paling signifikan lagi adalah, perubahan terhadap pemberlakuan yang selama ini pintu terdekat dari keluaran tol, atau pintu ruang ke kanan atau ke kiri menuju ke pintu tol, yang kemarin tidak diberlakukan, sekarang mulai diberlakukan ganjil genap.

"Dalam penindakan dan sosialisi ganjil genap ini, pihak kepolisian Polda Metro Jaya menempatkan 1,061 personil, dengan target yang melakukan pelanggaran dalam operasi patuh jaya 2019. Dengan pelaku pengemudi melawan arus, pengemudi di bawa umur Dan penidakaan pelanggaran lainya," Kata Muhammad Nasir, Senin (09/9/19)

Nasir menekankan bahwa penerapan kebijakan ganjil genap merupakan kebijakan gubernur DKI Jakarta, sementara pihaknya berperan sebagai eksekutor.

Dari pantauan dilapangan, wilayah Jakarta Utara menjadi lokasi terbanyak pelanggar Ganjil Genap dengan total 251 pelanggar. Lalu di wilayah Jakarta Barat sebanyak 153 pelanggar.

Sebagai informasi, pemberlakuan kebijakan sistem ganjil-genap di 25 titik ruas jalan di Jakarta mulai diberlakukan sejak hari ini Senin 09 September 2019 dimana pengendara yang melanggar akan diganjar hukuman penjara atau denda Rp 500 ribu, seperti tertuang pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ganjil-genap sendiri akan berlaku pada pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Penulis: Eddy
Editor:Hengki. L

Baca Juga