Hujan Sekejab Medan Digenangi Air

Hendra DS : Walikota Medan Tidak Tanggap Dan Salah Memilih Orang Di Dinas PU kota Medan.

Medan, Akuratnews.com - Dalam beberapa hari belakangan ini kota Medan dan disekitarnya diguyur hujan baik pada pagi, siang dan malam hari dengan intensitas sedang maupun tinggi. Akibatnya air menggenangi dibeberapa ruas jalan baik dipusat kota maupun dipinggiran Kota Medan.

Ketinggian permukaan air pun beragam mulai dari sebatas mata kaki hingga setinggi dengkul. Bahkan terkadang hujan deras tersebut disertai angin kencang menyebabkan ranting ranting pohon disisi badan jalan berpatahan dan ada yang tumbang. Sehingga banyak masyarakat yang terganggu aktifitasnya dan tidak sedikit kenderaan yang mengalami kerusakan (mogok) terutama sepeda motor karena menembus hujan dan genangan air yang dilintasinya.

Kondisi ini terbilang memprihatinkan. Diguyur hujan sekejab saja, genangan air tidak bisa dihindari lagi. Bahkan beberapa kejadian ada pohon maupun ranting yang berpatahan dan tumbang menimpa kenderaan hingga menyebabkan kerugian yang lumayan besar. Hal ini sudah menjadi rutin setiap hujan turun mengguyur kota yang diketahui terus berbenah diri ini.

Berbagai komentar masyarakatpun bergulir menyikapi kondisi yang seakan tidak pernah bisa teratasi dengan baik. Termasuk anggota DPRD Kota Medan periode 2019 - 2024, Drs H Hendra DS, dari partai Hanura, kembali mengingatkan pentingnya perhatian serius, serta pengawasan dan koordinasi untuk menangani masalah banjir di kota Medan.

Hendra DS yang duduk sebagai anggota legislatif untuk periode kedua ini mengaku Pemerintah kota Medan sudah berupaya  untuk mengatasi genangan ait dan banjir yang terjadi selama ini namun tidak maksimal.

Menurut Hendra, penyebab genangan air maupun banjir tidak terlepas dari banyak faktor penyebabnya. Salah satunya bahwa persoalan itu karena dinilai Walikota Medan tidak tanggap dan memilih orang yang salah di Dinas PU kota Medan.

"Sudah pasti ada penyebabnya. Salah satu nya karena Walikota Medan tidak tanggap dan memilih orang yang salah di Dinas PU Medan. Selanjutnya kita cari akar permasalahannya, setelah dapat, kita diskusikan bersama para akademis, para pengamat, tokoh masyarakat serta pejabat maupun instansi terkait. Setelah masalah terdeteksi, maka dicari solusinya sesuai dengan kemampuan yang ada" kata Hendra DS kepada Akuratnews.com, Senin (14/10/2019).

Hendra DS menambahkan dari pengamatannya selain faktor infrastruktur dan drainase juga rendahnya kesadaran masyarakat terkait masalah sampah. Menurutnya, penanganan banjir di kota Medan tidak bisa hanya dilakukan satu pihak saja tetapi harus bersama sama dengan pihak pihak terkait serta masyarakat dan juga ketersediaan anggaran.

"Perlu ada anggaran khusus dengan jumlah besar untuk mengatasi banjir di Kota Medan termasuk masalah legislasi soal penanganan banjir perlu diperkuat serta adanya tindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran Perda tentang sampah" ungkapnya.

Selain itu Hendra DS menyorot prilaku masyarakat Medan yang membuang sampah sembarangan diparit maupun disungai. Menurutnya, masyarakat harus terus diajak dan diberi edukasi terkait bagaimana agar masalah banjir bisa diatasi. Masyarakat juga harus mengetahui bahwa ada eksekusi atas peraturan daerah terkait masalah sampah.

Dia juga menilai kemungkinan juga ada kesalahan konstruksi jalan dan drainase serta penyumbatan akibat sampah maupun pasir dan tanah yang dibawa arus air sehingga terjadi pendangkalan dan penyumbatan saluran drainase.

"Disinilah pentingnya pengawasan dan koordinasi antar pemerintah, instansi dan pejabat terkait serta masyarakat untuk saling bersinergi meningkatkan kepeduliannya " pungkas Hendra.

Baca Juga