Henry Indraguna Kecam Video Yang Diduga Fitnah Ketum Golkar

AKURATNEWS - Praktisi Hukum yang juga anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Henry Indraguna memberikan tanggapan terhadap perkataan atau ucapan salah satu oknum KNPI di dalam video akun Tiktok @dppknpi

Untuk diketahui, DPP KNPI melalui akun TikTok-nya @dppknpi baru-baru ini menyebarkan video singkat yang terdapat perkataan, ujaran atau ucapan dari salah satu oknum KNPI yang tidak pantas diucapkan  yang harusnya menjunjung tinggi organisasinya.

“Saya Ingatkan kepada pemecah belah Komite Nasional Pemuda Indonesia, calon Presiden odong-odong, untuk siap-siap menerima serangan balik, serangan balik apa serangan umum bang? Serangan umum Komite Nasional Pemuda Indonesia untuk Menko Perekonomian Indonesia," ujar oknum ini.

"Salam pemuda Indonesia, bahwa perlawanan terhadap Airlangga Hartarto akan kita lawan mulai hari ini," lanjutnya

Terkait ucapan dalam video tersebut, Henry mengatakan, perkataan atau ucapan yang disampaikan  dalam video tersebut merupakan hal yang sangat keliru dan tidak benar serta tidak berdasar sama sekali.

"Sebab saya sangat mengenal baik Ketum Golkar, Airlangga Hartarto. Saya tidak pernah mendengar langsung dari beliau bahwasanya beliau ada melakukan tindakan yang berindikasi memecah belah organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia, seperti yang disampaikan oknum KNPI di dalam video itu. Saya juga tidak pernah melihat bahwa beliau adalah calon Presiden odong-odong seperti yang dituduhkan," ujar Henry di Jakarta, Kamis (28/7).

Henry juga menegaskan Airlangga Hartarto adalah calon presiden yang memiliki predikat dan prestasi tinggi dan cemerlang.

"Ucapan di video itu sangat menghina pribadi Ketum kami dan juga menghina kami di partai yang beliau pimpin," jelasnya

Ia mengingatkan, kepada oknum yang ada di dalam video tersebut agar berhati-hati dalam menyampaikan suatu statement, perkataan atau ucapan karena berpotensi merugikan hak-hak hukum Airlangga Hartarto," tegas Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini

Menurut pandangannya, perkataan atau ucapan oknum tersebut dapat diindikasikan, sebagai tindakan pidana fitnah sebagaimana diatur di dalam ketentuan Pasal 310 dan Pasal 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUH Pidana).

Dikatakannya, dalam Pasal 310 KUH Pidana disebutkan: "Barangsiapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh, dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista, dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp.4.500."

Sedangkan dalam Pasal 311 KUH Pidana dijelaskan: "Barangsiapa melakukan kejahatan menista atau menista dengan tulisan, dalam hal ia diizinkan untuk membuktikan tuduhannya itu, jika ia tiada dapat membuktikan dan jika tuduhan itu dilakukannya sedang diketahuinya tidak benar, dihukum karena salah memfitnah dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun."

"Perlu juga diingatkan kepada DPP KNPI agar segera menghapus atau men-take down video dimaksud. Jika tidak, tindakan tersebut telah dapat diindikasikan sebagai tindakan pidana sebagaimana diatur di dalam Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 3 UU ITE," tegas Henry yang juga Ketua PPK Kosgoro 1957 ini.

Pihaknya, lanjut Henry, juga memperingatkan kepada siapapun atau oknum manapun agar tidak melakukan tindakan-tindakan serupa atau perbuatan-perbuatan apapun dan dalam bentuk apapun yang dapat berpotensi merugikan hak-hak hukum Airlangga Hartarto.

"Jika tidak, hal tersebut dapat menjadi pertimbangan Airlangga Hartarto dalam melakukan upaya hukum selanjutnya. Baik secara pidana maupun perdata terhadap oknum-oknum tersebut," pungkas Henry.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga