HRS Gugat SP3 Sukmawati

Jakarta, Akuratnews.com - Sejumlah advokat dan aktifis yang tergabung dalam Heterogen Robohkan Rasis (HRS) resmi mendaftarkan gugatan pra peradilan (Prapid) atas dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Kepolisian terhadap Sukmawati Sukarnoputri. Gugatan didaftarkan pada hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sekjen Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Habib Novel Bakmumin menegaskan pihaknya akan terus berjuang hingga Sukmawati diproses secara hukum yang berlaku. "Dibatalkan SP3 lalu ditingkatkan, dilanjutkan menjadi tersangka karena bukti kuat," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (10/10/2018).

Novel yakin gugatan dapat diterima lantaran Sukmawati hingga kini belum pernah dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Adik Megawati Sukarnoputri itu diketahui juga sudah pernah meminta maaf kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kami yakin akan memenangkan Prapid ini," tandas Novel.

Sebelumnya, Sukmawati dilaporan oleh seseorang bernama Azam ke Bareskrim POLRI lantaran diduga menista suara adzan dan cadar kaum muslimah melalui puisi karangannya. Ia dinilai telah melanggar Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 156 A terkait dengan penodaan agama.

Namun, Direktorat Bareskrim melalui Direktur Tipidum Polri telah menerbitkan SP3 untuk laporan Azam tersebut. Hal itu tertuang pada SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pemeriksaan) tertanggal 9 Juli 2018. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga