HUT Bhayangkara sedang berlangsung, Satres Narkoba Tangkap Pemilik 70 Butir Ekstasi

S alias Anto saat sedang diperiksa penyidik Satres Narkoba

Gunungsitoli, Akuratnews.com - Disela-sela perayaan HUT Bhayangkara ke-71 Tahun 2017 di Lapangan Merdeka Gunungsitoli, Personil Satres  Narkoba  Polres Nias berhasil meringkus S als Anto als Aho (41) warga Jl. BZ. Hamid Gg. Seroja Kel. Titi Kuning Kec. Medan Johor Kota Medan karena diduga sebagai pengedar narkoba. Penangkapan terhadap Anto dilakukan di Hotel "B" Jl. Diponegoro, Kota Gunungsitoli, Senin (10/7/17) sekitar Pukul 08.30 WIB pagi.

Dari hasil penggerebekan di kamar 211 tempat Anto menginap, ditemukan 1 buah kardus coklat berisi satu bungkus koran berisikan 1 buah plastik yang didalamnya terdapat 70 butir Pil yang diduga sebagai narkoba jenis ekstasi.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, Anto diboyong ke kantor Satres Narkoba. Dari hasil pemeriksaan penyidik, Anto mengakui bahwa 70 ekstasi tersebut miliknya. Rencananya ekstasi itu akan diberikannya kepada seseorang di Gunungsitoli.

Penangkapan terhadap S dibenarkan Kasat Res Narkoba AKP Arius Zega, SH.MH, melalui PS. Subbag Humas Polres Nias, Bripka Restu Gulo, di Mapolres Nias, Senin (10/7/17).

Dijelaskan Bripka Restu, sesuai penuturan Kasat Narkoba AKP. Arius Zega, SH,MH mengatakan dari keterangan S, ekstasi itu dikirim sendiri dari medan melalui jasa ekpedisi dengan memakai alamat fiktif di Gunungsitoli.

"Barang tersebut dikirim pada hari Sabtu  yang lalu, kemudian hari Minggu ( 9/10)  kemarin dengan menggunakan pesawat, S menuju  Gunungsitoli dan menginap di hotel "B". Sementara barang haram itu dijemputnya di Pelabuhan Gunungsitoli tadi pagi, dan akhirnya berhasil ditangkap Satres Narkoba, ujar restu.

Dalam keterangannya kepada penyidik, Anto yang mempunyai 2 orang putri ini menuturkan, pada tahun 1995 silam dirinya pernah dipenjara selama 10 tahun dalam kasus pembunuhan di Medan.

Akibat perbuatannya, Anto dijerat pasal 114 ayat 1 subs 112 ayat 1 dari UU RI no. 35 TAHUN 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan atau hukuman seumur hidup, tandas restu, humas Polres itu mengakhiri. (Famo)

Penulis:

Baca Juga