Icreate Rilis Aplikasi dan Gerai Offline

Depok, Akuratnews.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan Potensi ekonomi digital Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan akan bisa mencapai US$ 130 miliar atau setara Rp 1.806,87 triliun. Dari hasil survei konsumen BI juga menunjukan bahwa generasi milenial memiliki optimistis yang lebih tinggi terhadap perekonomian, tercermin dari tingginya indeks keyakinan konsumen (IKK)] kelompok umur 20-30 tahun pada tahun 2019 lalu

Prospek ekonomi digital yang besar ini menjadi salah satu pertimbangan PT Icreate Living Style meluncurkan platform icreate.id, sebuah toko online furniture dan dekorasi yang hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern saat ini. Secara bersamaan, PT Icreate Living Style meresmikan gerai offline perdananya di Pesona Square Mall, Depok, pada 18 Januari 2019.

Ke depan, Icreate sudah menyiapkan rencana bisnis pengembangan gerai offline ke wilayah lainnya. CEO Icreate Ria Yasa menargetkan, hingga akhir tahun ini akan dibuka tiga sampai empat gerai offline baru di kota lainnya selain Depok. “Target kami, di satu kota hanya ada satu gerai offline, kami enggak mau terlalu banyak juga. Dalam waktu dekat, kami juga akan buka lagi di Surabaya,” katanya, pekan ini.

Sebelumnya, hadir dalam peresmian gerai seluas 1.200 meter persegi ini jajaran direksi perusahaan antara lain Jack Nguyen, President Commissaris PT Icreate Living Style, Vanessa Kartika, selaku Chairwoman PT Icreate Living Style, dan Bangun Anggoro, CTO Icreate. Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna juga hadir dalam operasional perdana gerai Icreate. Selain itu, sejumlah tamu undangan antara lain dari manajemen Pesona Square Mall, Kadin Kota Depok, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara. Acara juga diisi dengan talkshow yang dipandu Harsya Subandrio (penyiar radio Delta FM) dan artis Conchita Caroline dengan menghadirkan pembicara Bagas D Bawono, asitektur (Managing Director PT Bangun Gagas Karyatama).

Dalam kesempatan tersebut, Pradi mengapresiasi hadirnya Icreate di Depok karena akan menambah pilihan bagi masyarakat Depok untuk kebutuhan produk furnitur dan dekorasi yang berkualitas dengan harga relatif terjangkau. “Ini bukan promosi, ya. “Saya pikir Icreate ini jeli melihat peluang pasar di Depok yang terus berkembang. Icreate menghadirkan kemudahan berbelanja online yang kekinian, sebuah kreativitas anak bangsa yang milenial sekali dalam menjawab tantangan zaman,” tuturnya. Pradi menambahkan, investasi yang masuk ke Kota Depok sudah cukup tinggi. Tahun 2019 saja, nilai investasi yang mengalir sudah di atas Rp 20 triliun. “Dari investasi yang masuk itu, sektor properti persentasenya cukup tinggi, lebih dari 50%. Saya lihat para pelaku usaha itu cukup kreatif melihat peluang di Kota Depok,” ujar dia.

Ria Yasa menuturkan, di gerai offline perdana tersebut, jumlah produk yang terdaftar sebanyak 9.000-an item produk yang dibagi dalam beberapa kategori, seperti kategori living, furniture, bedroom furniture, dinning furniture, office furniture, chair and table commercial, home linen, serta home decoration. Mayoritas produk tersebut saat ini masih merupakan produk impor dari China, Denmark, dan Malaysia.

“Sebetulnya visi Icreate adalah ingin membesarkan produk lokal, tapi kami sudah roadshow ke Jepara dan beberapa industri lokal, ternyata dari mereka kurang antusias. Tadinya kami akan beri porsi lebih banyak, tapi desainnya kurang. Padahal dari sisi material, Indonesia is The Best. Furniture China saja ambil bahan bakunya dari Indonesia,” terang Ria Yasa.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Redaksi

Baca Juga