IHSG Bertahan di Zona Hijau

IHSG
IHSG

Jakarta, Akuratnews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan, Senin (18/3/2019) dengan naik 48,26 poin atau 0,74 persen ke 6.509,44.

Dari 544 saham yang diperdagangkan, 225 di antaranya menguat, 195 melemah, dan 124 stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat 411.768 kali dengan nilai transaksi Rp8,29 triliun dan 16,18 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas menguat, sementara dua di antaranya mencatatkan koreksi. Sektor tambang memimpin pelemahan dengan turun 0,55 persen.

Kontributor utama yang menahan indeks tetap di zona hijaunya, yakni sektor infrastruktur yang naik 1,90 persen diikuti aneka industri 1,86 persen dan industri dasar 1,02 persen.

Investor asing menutup perdagangan hari ini dengan aksi jual bersih (net buy) Rp687,75 miliar. Di pasar reguler, asing membukukan net buy Rp705,91 miliar, sementara negosisasi dan tunai tercatat jual bersih (net sell) Rp18,16 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp950 atau 3,65 persen ke Rp26.950, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik Rp400 atau 4,12 persen ke Rp10.100, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp275 atau 3,04 persen ke Rp9.325 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp175 atau 2,42 persen ke Rp7.400.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun Rp150 atau 1,88 persen ke Rp7.850, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp150 atau 4,12 persen ke Rp3.490, PT JAPFA Tbk (JPFA) turun Rp60 atau 2,60 persen ke Rp2.250 dan PT Timah (Persero) Tbk (TINS) turun Rp35 atau 2,72 persen ke Rp1.250.

Bursa saham-saham Asia sementara itu melaju positif karena investor menantikan perkembangan terbaru negosiasi kebijakan dagang antara Amerika Serikat (AS)-China. Federal Reserve AS juga akan memulai pertemuan kebijakan Maret pada akhir pekan ini.

Pasar saham China Daratan ditutup menguat karena indeks komposit Shanghai melonjak 2,47 persen menjadi 3.096,42, dan indeks komposit Shenzhen juga menambahkan 2,706 persen ke 1.685,79. Adapun Indeks Hang Seng Hong Kong naik sekitar 1 persen.

Selanjutnya, indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,62 persen menjadi 21.584,50, sementara indeks Topix juga menambahkan 0,69 persen ke 1.613,68.

Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup 0,16 persen naik ke 2.179,49, dan indeks ASX 200 Australia menguat 0,25 persen menjadi 6.190,50. (Red)

Penulis:

Baca Juga