IHSG Diprediksi Lesu di Awal Pekan

Ilustrasi IHSG. (Foto: ShutterStock)

Jakarta, Akuratnews.com - Indeks harga saham gabungan atau IHSG memerah di level 5.846 pada pembukaan perdagangan Senin 24 Februari 2020. Posisi itu melemah 36 poin atau 0,61 persen, dibanding penutupan perdagangan Jumat 21 Februari 2020 di level 5.882.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi memprediksi, IHSG akan bergerak landai pada perdagangan hari ini, dipicu oleh minimnya sentimen positif.

"Kekhawatiran akan virus Corona yang belum reda dan minimnya katalis dalam negeri menjadi penyebab lesunya pergerakan IHSG pada awal pekan ini," kata Lanjar dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/2/2020).

Dia menjelaskan, indeks berjangka di Amerika Serikat saat ini tengah diiringi oleh kekhawatiran baru, tentang dampak mewabahnya virus Corona.

"Diperkirakan indeks saham akan melaju di rentang support 5.843 dan resistance 5.959," ujarnya.

Pun, secara teknikal, analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji menjelaskan, support pertama maupun kedua memiliki range pada 5.860,00 hingga 5.839,59. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.960,71 hingga 5.988,87.

Berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI menunjukkan sinyal negatif.

"Terlihat pola evening star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujarnya.

Penulis: Redaksi

Baca Juga