Ilegal! PT BCL di Tanah Abang PHK Sepihak 3 Pegawainya

Ki-Ka, A.Rafik,S.H., Sakti Ajie Putra Pratama,S.H. Kuasa Hukum dari 3 karyawan dari kantor Hukum I U S
Ki-Ka, A.Rafik,S.H., Sakti Ajie Putra Pratama,S.H. Kuasa Hukum dari 3 karyawan dari kantor Hukum I U S

PHK sepihak yang dilakukan PT BCL di kawasan Tanah Abang terhadap 3 pegawainya merupakan tindakan ilegal dan tidak sesuai dengan UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Jakarta, Akuratnews.com - Adanya tindakan sepihak yakni melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan PT BCL yang terletak di kawasan Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat terhadap 3 orang pegawainya yang masih berstatus Pekerja Dengan waktu Tertentu atau pekerja kontrak merupakan sebuah tindakan ilegal.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kuasa Hukum dari ke 3 pegawai kontrak tersebut, A.Rafik,S.H., dari Kantor Hukum IUS.

Menurut informasi, ketiga orang pegawai kontrak yang di PHK secara sepihak oleh PT BCL itu belum diberikan hak-haknya. Bahkan ironisnya, PT BCL sendiri masih menahan ijazah sekolah terakhir tiga orang pegawai kontrak itu.

"Tindakan PT BCL yang mem-PHK 3 klien kami adalah tindakan ilegal karena tidak memenuhi ketentuan yang berlaku dalam UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan akibat tindakan yang ilegal ini terjadilah perselisihan hubungan industrial yang dimana klien kami tidak dibayarkan sisa kontrak kerjanya di PT BCL dan menahan ijazah." ujar A.Rafik,S.H., di Pengadilan Jakarta Utara baru-baru ini.

Untuk itu selaku kuasa hukum, A.Rafik menegaskan akan melakukan upaya hukum kepada PT BCL karena tidak membayarkan hak-hak kliennya.

"Bahkan dengan ditahannya ijazah milik klien kami adalah perbuatan melanggar HAM klien kami, karena hubungan hukum klien kami dengan PT BCL adalah perjanjian kerja." ujar A.Rafik tegas.

Saat disinggung tentang upaya hukum apa saja yang akan dilakukan A.Rafik menegaskan akan melakukan upaya hukum mulai dari Bipartit, Triparti, Pengadilan PHI kalau perlu sampai Kasasi ditingkat Mahkamah Agung RI.

"Hal ini kami lakukan agar tidak terjadi lagi pengusaha-pengusaha yang bertindak sewenang-wenang terhadap pekerja." pungkas A.Rafik.

Seperti diketahui PT BCL merupakan perusahaan yang menjual produk-produk busana muslim wanita yang tersebar diberbagai pusat perbelanjaan ibukota dan melalui belanja online.

Penulis: Atta

Baca Juga