IMF – World Bank Dianggap Tidak Berguna Untuk Masyarat Dunia

Bali, Akuratnews.com - Kehadiran International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia atau World Bank dalam pertemuan tahunan yang digelar di Bali sampai 14 Oktober 2018 mendatang terus menuai kecaman.

IMF dan Bank Dunia dianggap dua lembaga yang kehadirannya sama sekali tidak memberikan keuntungan apa-apa bagi masyarakat dunia.

"IMF adalah sebuah kenihilan, kesia-siaan yang hakiki atas kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat dunia. Tak ada hal siginifikan yang berguna dilakukannya selama lembaga ini eksis di muka bumi. Yang miskin tetap saja miskin, malah makin miskin," kata Koordinator Gerak Lawan, Muhammad Reza Sahib dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/10/2018).

Kedua lembaga yang berbasis di Washington DC Amerika Serikat itu juga dinilai kerap menggerogoti kedaulatan suatu negara. Selama lima hari ke depan, Gerak Lawan akan melakukan serangkaian kegiatan mulai dari aksi damai, diskusi dan pertunjukan budaya untuk menyuarakan penolakan atas kedua lembaga ini.

Zainal Arifin Fuad, anggota Koordinator Internasional La Via Campesina menambahkan, IMF dan Bank Dunia juga berperan dalam mengkooptasi makna reforma agraria.

Ketua Departemen Luar Negeri Serikat Petani Indonesia (SPI) ini menuturkan terdapat beberapa conto dimana Bank Dunia dan IMF mencoba berbicara bahasa perjuangan tani dengan mendukung reforma agraria, tetapi sebenarnya adalah bentuk-bentuk reforma agraria berbasis pasar atau reforma agraria palsu, bukan yang diinginkan komunitas petani.

“La Via Campesina sebagai gerakan petani internasional akan terus menyuarakan perlawanan atas IMF – Bank Dunia, khususnya dalam pertemuan tahunan di Bali tahun ini,” tandasnya. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga