oleh

Ini 38 Caleg Eks Koruptor Yang Diloloskan Bawaslu

Jakarta, Akuratnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis nama-nama mantan narapidana kasus korupsi yang diloloskan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjadi calon anggota legislatif (Caleg). Berikut daftar eks napi korupsi yang diloloskan Bawaslu:

DPRD Provinsi

1. Partai Gerindra
– Muhammad Taufik (DKI 3)
– Herry Jones Kere (Sulut)
– Husen Kausaha (Malut)

2. Partai Golkar
– Hamid Usman (Maluku Utara 3)

3. Partai Berkarya
– Meike Nangka (Sulut 2)
– Arief Armaiyn (Malut 2)

4. Partai Perindo
– Smuel Buntuang (Gorontalo 6)

5. Partai Amanat Nasional
– H Abd Fattah (Jambi 2)

6. Partai Hanura
– H Midasir (Jateng 4)
– Welhelmus Tahalele (Malut 3)
– Ahmad Ibrahim (Malut 3)

7. Partai Bulan Bintang
– Nasrullah Hamka (Jambi 1)

Total: 12 orang

DPRD kabupaten/kota

1. Partai Gerindra
– Alhajad Syahyan (Tanggamus)
– Ferizal (Belitung Timur)
– Mirhammuddin (Belitung Timur)

2. PDI Perjuangan
– Idrus Tadji

3. Partai Golkar
– Heri Baelanu (Pandeglang)
– Dede Widarso (Pandeglang)
– Saiful T Lami (Tojo Una-Una)

4. Partai Nasdem
– Abu Bakar (Rejang Lebong 4)
– Edi Ansori (Rejang Lebong 3)

5. Partai Garuda
– Julius Dakhi (Nias Selatan)
– Ariston Moho (Nias Selatan)

6. Partai Berkarya
– Yohanes Marinus Kota (Ende 1)
– Andi Muttamar Mattotorang (Bulukumba 3)

7. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
– Maksum DG Mannassa (Mamuju 2)

8. Partai Perindo
– Zukfikri (Pagar Alam 2)

9. Partai Amanat Nasional (PAN)
– Masri (Belitung Timur 2)
– Muhammad Afrizal (Lingga 3)
– Bahri Syamsu Arief (Cilegon 2)

10. Partai Hanura
– Warsit (Blora 3)
– Moh Nur Hasan (Rembang 4)

11. Partai Demokrat
– Jones Khan (Pagar Alam 1)
– Jhony Husban (Cilegon 1)
– Syamsudin (Lombok Tengah)
– Darmawaty Dareho (Manado)

12. PKP Indonesia
– Matius Tungka (Poso 3)
– Joni Cornelius Tondok (Toraja Utara)

Total: 26

Total eks koruptor yang mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi, kabupaten/kota berjumlah: 38

Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat edaran (SE) kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk menerima Bacaleg eks koruptor yang diloloskan Bawaslu karena adanya putusan Mahkamah Agung (MA).

“Sudah kita kirimkan SE ke KPU provinsi, kabupaten/kota tentang bagimana memperlakukan hasil putusan MA untuk calon yang mantan napi koruptor,” kata Ilham di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

Menurut Ilham, Bacaleg eks koruptor yang diakomodir dalam daftar calon tetap (DCT) ialah yang mengajukan ajudikasi dan diloloskan oleh Bawaslu. “Tapi yang tidak melakukan ajudikasi, itu tidak diakomodir (dalam DCT),” pungkasnya. (Ysf)

Komentar

News Feed