Ini Alasan Elkan Baggott Tak Perkuat Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2022

AKURATNEWS - Sempat disebut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menolak memperkuat Timnas Indonesia, bek keturunan Inggris, Elkan Baggott pun angkat bicara.

Untuk diketahui, Iriawan pada akhir pekan lalu menyatakan Baggott menolak membela Timnas Indonesia. Klaim itu muncul setelah bek klub Liga Inggris, Ipswich Town itu menolak panggilan memperkuat tim Merah Putih di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022, Juni lalu.

Pernyataan Iriawan membuat netizen Indonesia menumpahkan kekesalan melalui akun Instagram Ipswich Town karena kolom komentar di akun Instagram Baggott ditutup. Terlebih ketika Iwan Bule mengatakan Baggott ingin memperkuat timnas negara lain.

Dikutip dari situs resmi PSSI, Baggott membantah menolak memperkuat Timnas Indonesia. Bantahan itu diungkap Baggott melalui surat elektronik kepada Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Ia mengatakan alasan tidak bergabung dengan skuad Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab, Juni lalu, karena kondisi Covid-19 yang buruk.

"Pertama saya ingin mengucapkan permintaan maaf mendalam karena tidak menghadiri pemusatan latihan di Dubai. Alasannya ketika itu adalah pemerintah Inggris dan klub menyarankan saya untuk tidak hadir karena situasi Covid di Dubai sangat buruk," tulis Baggott.

"Untuk itu jika saya berangkat, maka saya akan merasa dalam ancaman. Beruntung saat ini situasi Covid sudah jauh lebih baik di Inggris dan di Indonesia sudah banyak orang yang divaksin," tulis Baggott lagi.

ia kemudian memastikan siap kembali memperkuat Timnas Indonesia jika dipanggil pelatih Shin Tae Yong.

"Sekarang saya siap memperkuat dan memberikan semuanya untuk Tim Nasional (Indonesia) untuk membantu sampai ke tempat yang sepantasnya. Saya berharap Anda mengerti alasan saya," tulis Baggott.

Sebelumnya Baggott baru memperkuat Timnas Indonesia di kelompok umur. Pemain kelahiran Bangkok, Thailand, itu sempat menjalani TC bersama Timnas Indonesia U-19 di Kroasia pada 2019.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga