Ini Dia Bahaya Email Phising dan Cara untuk Menghindarinya

Ini Dia Bahaya Email Phising dan Cara untuk Menghindarinya
Ini Dia Bahaya Email Phising dan Cara untuk Menghindarinya

Mengenal Bahaya Email Phising dan Trik Menghindarinya

Kemajuan zaman serta perkembangan teknologi ternyata tidak hanya memberi manfaat positif tapi juga ada dampak negatif yang menyertainya. Muncul beragam jenis tindak kejahatan yang memanfaatkan teknologi. Salah satu tindak kejahatan yang sering terjadi adalah email phising. Apa itu email phising, bagaimana menghindarinya, dan apakah korban harus menerapkan cara membuat email baru dari awal lagi? Temukan jawabannya di sini?

Pengertian Email Phising

Mari mulai dulu dari pengertian email phising. Tindak kejahatan ini sudah sangat populer sebenarnya dan tercatat sudah menimbulkan banyak korban. Phising itu sendiri merupakan sebuah tindakan penipuan dengan mencuri data atau informasi pribadi milik individu atau sebuah organisasi. Email phising artinya tindakan pencurian tersebut dilakukan melalui email.

Email phising juga bisa diartikan sebagai sebuah tindakan eksploitasi data pribadi seseorang. Tujuannya adalah mencuri data pribadi tersebut dan digunakan untuk hal-hal yang bersifat negatif serta merugikan. Misalnya, data digunakan untuk meretas sistem komputer atau melakukan pencurian dan penipuan dengan atas nama identitas tersebut.

Pelaku email phising akan memancing targetnya untuk mengirimkan data pribadi melalui email. Tentunya modus yang diterapkan oleh para pelaku untuk mendapatkan data-data tersebut sangat beragam. Itulah mengapa Anda harus benar-benar cermat dan selalu berhati-hati ketika ada orang lain yang meminta informasi data lengkap milik Anda dengan alasan apapun.

Bahaya Email Phising

Apa yang membuat tindakan email phising ini berbahaya dan harus diwaspadai? Email phising merupakan tindakan yang akan membuat data pribadi Anda dicuri dan bisa saja digunakan untuk hal-hal yang buruk. Banyak sekali kerugian yang harus ditanggung jika data pribadi Anda jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab.

Bisa saja Anda sewaktu-waktu mendapatkan tagihan uang dari pinjaman yang tidak Anda ambil sama sekali. Anda juga bisa saja dilaporkan karena tindakan penipuan yang sebenarnya juga tidak Anda lakukan. Hal-hal semacam ini menjadi akibat dari tindak penipuan email phising yang harus benar-benar kita waspadai.

Itulah mengapa sangat penting untuk menyimpan data pribadi sebaik mungkin. Gunakan data pribadi sewajarnya dan jangan sembarangan membagikan kepada orang lain. Anda juga bisa saja diblokir dari berbagai bank atau lembaga keuangan karena catatan kriminal yang sebenarnya tidak pernah Anda lakukan.

Tips Menghindari Email Phising

Banyak orang yang saat ini sudah menyadari bahaya dari email phising. Tak sedikit pula yang merasa takut kemudian buat email baru karena email lama sudah dirasa terlalu tidak aman untuk dipakai. Sebenarnya ada beberapa cara efektif untuk menghindar dari tindakan email phising ini. Berikut adalah beberapa tips agar terhindar dari tindak kejahatan email phising.

  1. Cek Pengirim Email

Begitu menerima email, tentu Anda akan langsung melihat siapa pengirimnya. Cek saja nama alamat emailnya terlebih dahulu. Jika email tersebut dari pihak yang tak Anda kenal dan memang bukan dari pihak yang seharusnya mengirimkan email maka carilah informasi. Coba search alamat email tersebut di mesin pencari.

Gali banyak informasi mengenai alamat email tersebut. Jika memang email aman dan tidak terindikasi tindakan phising maka data yang diperoleh akan jelas. Namun jika informasi pengirim email saja tidak jelas atau bahkan sudah sering terindikasi penipuan maka Anda sebaiknya berhati-hati.

  1. Cermati Isi Email

Berikutnya langsung lanjut periksa isi email yang dikirimkan tersebut. Cari tahu seperti apa isi email yang dikirimkan kepada Anda ini. Ingat, email yang perlu dicurigai adalah email yang tidak bersifat personal. Artinya email tersebut tidak ditujukan pribadi kepada Anda dan tidak menyertakan nama Anda di sana. Biasanya email phising akan dikirimkan secara massal dalam satu waktu sehingga tidak sempat melakukan personalisasi.

Selain itu baca isi email secara keseluruhan. Pahami apa maksud dari email tersebut. Jika ada kalimat yang menginginkan Anda untuk mengirimkan data pribadi maka patut dicurigai. Apalagi jika permintaan ini disertai dengan kalimat ancaman atau desakan seperti ‘akun Anda akan ditutup jika tidak segera mengirimkan data’.

Perlu selalu diingat bahwa sebuah situs yang resmi tidak akan pernah meminta data pribadi. Jika Anda memiliki akun di sebuah layanan maka patut dicurigai jika data pribadi diminta melalui email. Abaikan saja pesan yang meminta data pribadi Anda karena hal ini jelas tidak aman.

  1. Cek Keaslian Identitas Akun

Anda juga bisa memeriksa keaslian akun yang mengirimkan email tersebut. Selain mencari informasi lengkap mengenai alamat email tadi, Anda juga bisa memeriksa nomor telepon yang disertakan. Biasanya akan ada nomor telepon yang disertakan sebagai informasi kontak. Cek saja apakah nomor tersebut memang benar atau tidak.

Selain nomor telepon, pelaku juga biasanya akan menyematkan link atau tautan. Link tersebut biasanya diklaim sebagai arahan menuju situs resmi dari perusahaan. Langsung saja cek keaslian link tersebut. Anda bisa mengarahkan kursor ke bagian atas tautan. Apabila URL link-nya tidak cocok dengan deskripsi maka bisa dicurigai bahwa email tersebut merupakan email penipuan.

Intinya, pelaku pasti akan berusaha untuk menyertakan identitas yang diklaim merupakan identitas resmi dari perusahaan. Hal ini dilakukan agar target yang menerima email akan mudah percaya bahwa email tersebut memang benar. Jadi, cek saja semua identitas yang disertakan tadi apakah benar atau tidak.

  1. Laporkan Segera

Setelah menemukan adanya indikasi penipuan, tak ada salahnya untuk segera melaporkan email tersebut. Pada dasarnya pihak Gmail atau email apapun yang Anda gunakan akan selalu memasukkan pesan mencurigakan ke bagian spam. Namun seringkali email tersebut tetap masuk ke bagian inbox. Jika hal ini terjadi maka langsung saja buat laporan agar diberikan tindakan yang tepat.

Anda juga bisa mencoba memindahkan pesan yang terindikasi email phising ke folder spam. Tindakan ini akan terbaca oleh sistem sehingga nantinya email-email serupa akan langsung dimasukkan ke spam. Namun, pastikan untuk selalu berhati-hati dalam memilah email-email yang asli dan yang terindikasi penipuan.

  1. Segera Pulihkan Akun

Bagaimana jika Anda sudah terlanjur mengirimkan informasi pribadi kepada pelaku? Jika hal ini terjadi maka segera pulihkan akun Anda. Anda bisa langsung mengganti kata sandi akun yang informasi pribadinya sudah dibagikan kepada pelaku tadi. Jika ada data berupa nomor rekening maka segera hubungi pihak bank untuk melakukan tindakan agar rekening tetap aman.

Jika email Anda sudah dirasa tidak aman untuk digunakan, Anda bisa menerapkan cara membuat email baru. Pastikan email baru ini benar-benar aman dan dilindungi oleh kata kunci unik yang sulit diretas. Anda juga harus lebih berhati-hati saat menerima email dan jangan sembarangan membagikan data pribadi.

Itulah tadi pembahasan singkat mengenai bahaya email phising serta bagaimana cara aman menghindarinya. Setelah berhasil buat email baru, usahakan untuk tetap berhati-hati. Jangan asal klik setiap dapat email dari pihak yang tidak dikenal. Jangan pula sembarangan membalas email dengan menyertakan informasi pribadi ke akun-akun yang belum dipastikan identitasnya.

Penulis: Redaksi
Editor: Ahyar

Baca Juga