Ini Harapan Besar Masyarakat Kepada Ketua Mahkamah Agung Yang Baru

Dr. H. M. Syarifuddin, Sh., Mh., resmi terpilih menjadi Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2020-2025.
Dr. H. M. Syarifuddin, Sh., Mh., resmi terpilih menjadi Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2020-2025.

AKURATNEWS - Sebuah hasil survei yang dirilis oleh Lembaga Riset dan Investigasi RIDMA Foundation untuk sosok Ketua Mahkamah Agung RI yang baru.

Adapun riset ini dilakukan dengan ragam pertanyaan, untuk mengetahui sejauh mana yang bersangkutan di mata masyarakat umum. Pertanyaan dilempar ke responden komunitas juga lewat lembaran pertanyaan by whatsapps ke 400 responden, dilakukan pada lima kota besar Indonesia (Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta).

Kesimpulan dari hasil survei itu adalah: (90,2%) Masyarakat menganggap sosok yang baru terpilih ini figur tepat. Sedangkan (9,8%) tidak tahu/tidak menjawab.

Survei dilakukan kepada orang-orang yang pernah merasakan peradilan, juga survei ditanyakan kepada yang belum “sekalipun” merasakan sebagai masyarakat pencari keadilan.

Peserta survei terdiri dari orang-orang yang hanya memantau lewat media massa, mengenai terobosan yang dikreasikan oleh Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya.

Metode penarikan sampel yang dilakukan ialah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,83 persen. Tingkat kepercayaan dari survei ini sebesar 95 persen.

Dari survei tersebut mengindikasikan terdapat optimistis kepada institusi Mahkamah Agung dapat mencapai visi misi “Mewujudkan Badan Peradilan yang Agung” sebelum 2035 seperti yang tertera dalam Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035.

Ditemukan sejumlah harapan di responden terhadap sosok Ketua peradilan dalam mewujudkan badan peradilan Indonesia. Ketika Muhammad Syarifuddin Hatta Ali yang memasuki pensiun.

Syafrudin disebut mampu memproyeksikan fungsi Mahkamah Agung sebagai pengadilan kasasi dan pembentuk kesatuan hukum secara operasional dan institusional lewat kebijakan-kebijakan dalam penanganan perkara di Mahkamah Agung.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Redaksi

Baca Juga