Pilpres 2019

Ini Jadwal Kampanye Terbuka Jokowi yang Merakyat

Jakarta, Akuratnews.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin merilis jadwal kampanye rapat umum alias kampanye terbuka untuk capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). Nantinya, Jokowi akan berkampanye mulai dari tanggal 24 hingga 28 Maret 2019 dengan agenda pertama di Provinsi Banten.

"Besok kita adakan kampanye di Banten, tepatnya di Ciceri. InsyaAllah akan dimulai dari jam 16.00. Tetapi dari jam setengah tiga sudah ada kegiatan-kegiatan menarik di jalan-jalan, nanti para parpol koalisi akan buat panggung-panggung," ujar Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir saat koferensi pers di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Sabtu (23/3/2019).

Erick kemudian menyebutkan, pada tanggal 25 Maret 2019 Jokowi akan melanjutkan kampanyenya di Banyuwangi, Jawa Timur. Tidak hanya Banyuwangi, tanggal 25 Maret ini Jokowi akan berkampanye di tiga titik, yakni Banyuwangi, Jember, dan Malang.

"Ke Jember ini kurang lebih acaranya jam 13.30 sampai jam 15.30 sore, itu di GOR Jember. Dan Malang, karena ini memang kampanye sudah lewat dari jam enam, maka akan tertutup. Di Malang, tepatnya di GOR Ken Arok itu malam hari," ungkapnya.

Lalu di tanggal 26 Maret 2019, mantan walikota Solo itu akan berkampanye di Aceh. Setelah dari Aceh, di hari yang sama Jokowi akan melanjutkan kampanyenya di Riau.

"Di Banda Aceh tepatnya itu kurang lebih pukul 11.30-13.30, nanti tempatnya di info lagi. Lalu di Riau itu kemungkinan ada di dua titik, tapi yang pasti di Pekanbaru dulu. Ya nanti (diinfokan) kalau ada satu titik lagi," tuturnya.

Lebih lanjut, untuk tanggal 28 Maret sebelum menghadapi debat ke empat Pilpres 2019, Jokowi akan melakukan kampanye di tanah Borneo, tepatnya di Pontianak, Banjarmasin, dan Balikpapan. Lalu ditutup dengan bekunjung ke Sulawesi Barat, yakni Mamuju.

Erick mengatakan, dalam kampanye terbuka ini pihaknya menawarkan kampanye-kampanye dengan konsep baru. Nantinya di setiap kampanye akan ada konsep panggung yang didesain dekat dengan rakyat yang datang ke acara.

"Kita ingin paslon kita dekat dengan rakyat sesuai dengan filososfinya beliau. Jadi bukan sesuatu yang nanti dibilang pencitraan lah, apa, tapi beliau maunya dekat dengan rakyat. Kalau kita lihat berapa kali perjalanan, selalu bagaimana beliau turun langsung ke jalan," tandasnya.

Penulis: Hengky
Editor: Redaksi

Baca Juga