Ini Kata Cak Ji Terkait Peredaran Obat Kuat Ilegal di Surabaya

Armuji
Armuji

Surabaya, Akuratnews.com - Maraknya perdagangan obat kuat ilegal di Kota Surabaya, turut menjadi perhatian mantan Ketua DPRD Surabaya, Armuji.

Saat dihubungi melalui ponselnya, Cak Ji (sapaan akrab Armuji) mengatakan, seharusnya tiga instansi, yakni Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, serta Kepolisian, bersinergi untuk menangani hal tersebut.

"Itu seharusnya menjadi tugas BPOM, Dinkes, dan Kepolisian. Mereka harus berkordinasi melakukan razia ke kios-kios yang menjual obat-obatan ilegal, dan kalau ditemukan pelanggaran harus ditindak tegas," ungkap anggota DPRD Jatim dari Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) ini. Rabu (18/12/19)

Lebih lanjut pria yang digadang-gadang akan maju sebagai Calon Walikota dari PDI-P tersebut berharap Surabaya bebas dari peredaran obat-obatan ilegal.

"Saya berharap Surabaya bebas dari peredaran obat-obatan ilegal, tidak kalah dengan kota lain, bahkan bisa menjadi contoh," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan , minimnya pengawasan dari BPOM membuat peredaran obat penambah stamina pria (obat kuat) ilegal, beredar kuat di Surabaya.

Saat akuratnews.com melakukan investigasi ke beberapa penjual obat di sepanjang jalan Diponegoro dan Pasar kembang Surabaya, ditemukan berbagai macam obat kuat yang disinyalir berbahaya dan ilegal, bahkan ada obat cina yang merk dan petunjuknya pemakaiannya hanya menggunakan aksara Cina.

Penulis: Moris Mangke

Baca Juga