Ini Klarifikasi Polrestabes Surabaya Terkait Dugaan Raibnya BB 11 Kg Sabu

Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya,Kompol Heru Dwi (memegang kertas kiri) didampingi Kasubag Humas, Kompol M. Akhyar, saat klrarifikasi terkait dugaan hilangnya BB sabu seberat 11 kg, di Mapolrestabes Surabaya. Rabu (7/4/21).

Surabaya, Akuratnews.com - Dugaan hilangnya barang bukti (BB) sabu seberat 11 kilogram (kg), diklarifikasi oleh Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya.

Dalam klarifikasi yang disampaikan melalui Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Heru Dwi, dijelaskan saat penangkapan Agus, polisi juga menelusuri jaringan lainnya hingga turut mengungkap dua tersangka yakni Riki Reinnaldi dan Nur Cholis. Sementara Riki dan Nur ditembak mati karena melawan petugas.

"Satu orang petugas kami mengalami luka sabetan benda tajam di bagian lengan," ungkapnya, di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (7/4).

Heru juga menjelaskan, masing-masing pelaku dibuatkan Laporan Polisi (LP) berbeda, karena tempat penangkapan, waktu, dan pasal yang disangkakan tidak sama.

"Ada yang membawa, atau memiliki, bergantung beratnya juga beda," jelas dia.

"Sebanyak 21 kilogram sabu-sabu itu bukan hasil dari satu penangkapan. Yang 10 kilogram dari Agus, 10 kilogram dari Riki, dan 1 kilogram sisanya dari Nur," imbuhnya.

Diakhir konfrensi persnya, Heru menegaskan, bahwa pihaknya bisa mempertanggungjawabkan setiap barang bukti narkoba.

"Tidak ada satu gram pun narkotika yang tidak bisa kami pertanggung jawabkan. Seluruh barang bukti juga sudah dimusnahkan, sesuai dengan berita acara pemusnahan pada 26 Oktober 2020," tegas Heru.

Penulis:

Baca Juga