Ini Peringatan BPS Jelang Natal

Kepala BPS, Suhariyanto. Foto: Yusuf Tirtayasa/Akuratnews.com
Kepala BPS, Suhariyanto. Foto: Yusuf Tirtayasa/Akuratnews.com

Jakarta, Akuratnews.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan meskipun saat ini inflasi terkendali, namun Pemerintahan Presiden Jokowi perlu berhati-hati. Hal itu mengingat pertumbuhan ekonomi masih ada satu triwulan lagi di tahun 2018.

Suhariyanto menjelaskan inflasi menjadi pembagi untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi. "Kalau inflasi tinggi, nanti konsumsi rumah tangga akan turun," ujarnya di Gedung BPS, Jl. dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2018).

Baca juga: BPS: Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan utamanya di bulan Desember. Pasalnya, pada bulan tersebut sejumlah tiket angkutan umum menjadi mahal dikarenakan banyaknya masyarakat yang tengah libur natal dan tahun baru.

"Kita harus berupaya bahwa inflasi yang stabil kemarin tercapai sampai Desember," tukas mantan Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS ini.

Baca juga: Pengangguran Lebih Banyak di Perkotaan Dibanding Pedesaan

Jika harga stabil dan inflasi rendah, terang Suhariyanto, maka daya beli masyarakat akan naik. Pihaknya berharap agar fokus Pemerintah masih bagus.

Selain itu, lanjut dia, perlu upaya yang lebih besar dalam meningkatkan ekspor untuk mengantisipasi defisit. "Itulah yang menjadi kunci utama. Pemerintah sudah membuat langkah-langkah pengendalian impor, udah ada kan komoditasnya. Sekarang kita memasuki ekspor, kita berharap kedepannya lebih baik," tandas Suhariyanto. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga