Inilah Armada Evakuasi Sriwijaya Air SJ-182, Dari Rigel Sampai Penyelam Brimob

Jakarta, Akuratnews.com - Dalam rangka proses pencarian dan evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182, berbagai unsur telah diterjunkan sejak Sabtu (9/1) sore.

Dimulai dari TNI AL yang telah mengerahkan beberapa Kapal Republik Indonesia (KRI) untuk melakukan pencarian. Salah satunya KRI Rigel-933.

Pangko Armada I, Laksamana Muda Abdul Rasyid Kacong menjelaskan, KRI Rigel ini nantinya diharapkan bisa membantu pencarian, mengingat KRI Rigel ini memiliki kemampuan mengambil foto tiga dimensi di dalam air.

“KRI Rigel ini kapal multipurpose, yang bisa melaksankan foto tiga dimensi di bawah air dan itu kita harapkan nanti bisa melaksankan pencarian,” ujar Abdul Rasyid di Dermaga JICT, Jakarta, Sabtu (9/1).

Menurutnya, KRI Rigel juga sudah memiliki pengalaman dalam melakukan pencarian pesawat jatuh.

“Rigel ini sudah pengalaman pada saat Lion Air jatuh, KRI ini yang melaksankan pencarian,” jelasnya.

Abdul Rasyid menambahkan, sebenarnya sudah ada tiga kapal TNI AL yang ada di Kepulauan Seribu untuk melakukan pencarian. Sedangkan pada malam harinya, sudah ada lima kapal yang bergerak. Kemudian ada empat kapal lagi yang menyusul diberangkatkan sehingga totalnya sembilan kapal. Seluruh kapal tersebut mengangkut tim penyelam yang berasal dari pasukan khusus TNI AL.

Sedangkan Polri juga telah menerjunkan pasukan elitnya, salah satunya adalah penyelam dari Korps Brimob.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran saat meninjau posko operasi SAR mengatakan, selain dari Brimob, penyelam Polair, Mabes Polri juga dikerahkan.

"Kita ada BKO dari Korps Brimob Polri yang punya kemampuan SAR Laut. Nanti bersama kapal Polair Mabes Polri. Ada 60 orang penyelam yang disiapkan," kata Fadil di Dermaga JICT II, Sabtu (9/1).

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) sudah menyiapkan 100 paket alat pelindung diri (APD), 200 kantung mayat, 2.500 masker bedah dan 50 terpal.

"Untuk membantu tim evakuasi gabungan jatuhnya pesawat Sriwinaya Air," tulis akun Twitter PMI, Minggu (10/1) dini hari.

Selain itu, PMI juga telah menyiagakan lima ambulans dan 50 personel guna ikut melakukan evakuasi.

Sedangkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) juga menerjunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menuju Kepulauan Seribu untuk turut serta membantu proses evakuasi penumpang dan awak pesawat.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga