Inilah Jawaban Masyarakat Adat Papua Soal Tudingan Deforestasi Korindo Grup

Jakarta, Akuratnews.com - Tudingan LSM asing Mighty Earth yang menyebut bahwa Korindo Grup melakukan deforestasi dalam membuka lahan sawitnya di Papua dibantah oleh masyarakat adat pemilik hak ulayat di Boven Digul, Papua.

"Kita bahkan belum pernah melihat mereka datang kesana. Belum pernah ketemu mereka sekalipun. Kita mempertanyakan tudingan itu," ujar pemilik hak ulayat di distrik Subur, Yustinus Gambenop di sela-sela paparan Korindo atas tudingan Mighty Earth di Jakarta, Senin (9/9).

Masyarakat di desanya, lanjut Yustinus, malah merasa Korindo Grup telah memberikan dampak sosial dan ekonomi yang baik pasca hadirnya perusahaan ini di wilayahnya.

Perbaikan itu dirasakan mulai dari pembangunan sarana umum berupa akses jalan, klinik kesehatan, sekolah, rumah ibadah hingga pemberdayaan masyarakat melalui rekrutmen masyarakat setempat menjadi karyawan.

"Kita tidak bisa lagi pegang busur untuk cari makan. Ini sudah era modern," ucap Yustinus.

Terkait tudingan deforestasi yang dialamatkan pada Korindo, Manajer Suistanable Korindo Grup, Luwy Lewunufna di kesempatan yang sama mengatakan, jika tudingan deforestasi adalah menghilangkan fungsi hutan dengan menkonversikannya menjadi perkebunan kelapa sawit, pihaknya sudah menempuh semua jalur dari tingkat pemerintah pusat dan daerah yang diwajibkan dalam upaya konversi lahan ini.

"Jadi apakah mengkonversi hutan yang sudah direstui negara adalah sebuah kejahatan?" tanya Luwy.

Ia pun membenarkan apa yang dikatakan Yustinus terkait belum pernahnya ada pihak Mighty Earth yang bertemu dengan masyarakat adat pemegang hak ulayat di Papua.

"Selama tiga tahun sejak mereka menghembuskan isu ini, belum pernah ada yang bertemu masyarakat adat dan pihak Korindo," bebernya.

Pihaknya, lanjut Luwy terbuka akan masukan semua pihak asalkan masukan itu bagian dari upaya mensejahterakan rakyat Papua.

Untuk diketahui, Mighty Earth mempublikasikan sejumlah temuan mereka terkait adanya deforestasi hutan Papua yang dikonversikan menjadi perkebunan sawit yang dilakukan Korindo Grup.

Penulis: Rianz
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga