Inilah Pesan Ombudsman RI Usai Sidak Satpas SIM di Depok

Kepala pemeriksaan Ombudsman RI Rully Amrullah saat berada di ruang praktek teori Satpas SIM Pasar Segar, Depok, Senin,(31/5).
Kepala pemeriksaan Ombudsman RI Rully Amrullah saat berada di ruang praktek teori Satpas SIM Pasar Segar, Depok, Senin,(31/5).

AKURATNEWS.COM- Ombudsman RI berharap pihak Satpas Penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM), di Pasar Segar, Sukmajaya, Depok bisa mengedepankan transparansi dan akuntabel.

Hal itu disampaikan Ombudsman RI usai sidak di Satpas SIM Pasar Segar Depok lantaran laporan masyarakat yang keluhkan terkait layanan SIM di Depok, Senin,(31/5).

Kepala Pemeriksaan Ombudsman RI Rully Amrulloh mengatakan, semua pelayanan diharapkan bisa mengedepankan transparansi dan akuntabel.

"Pastikan tidak ada calo dan tidak dipungut biaya tambahan", kata Rully di lokasi sidak Satpas SIM Pasar Segar, Sukmajaya Depok, Senin,(31/5).

Dia mengatakan, pantauan berdasarkan laporan dari masyarakat yang mengeluhkan soal pembayaran asuransi dan syarat pemeriksaan kesehatan.

Sidak ini, kata Rully, untuk memastikan antara paparan dan kondisi lapangan sesuai dengan yang ada di Satpas Pembantu Sukmajaya, Depok.

"Hasil klarifikasi tadi dapat penjelasan bahwa ternyata itu di luar satpas, baik kesehatan maupun asuransi kesehatan bukan tanggungjawab satpas.” kata Rully.

Pihaknya juga mengaku akan lakukan koordinasi lebih lanjut dengan institusi Polri setelah melakukan ricek.

Berdasarkan laporan teman-teman, lanjut Rully, sudah ada dokternya di SIM keliling dan benar-benar melakukan pemeriksaan

"Dari pantauan sementara, layanan yang diberikan di Satpas SIM Pasar Segar Depok dan layanan SIM keliling di kota ini sudah baik. Tapi sekali lagi statmen kami belum final.” jelas Rully.

Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi Reza Hafiz Gumilang mengungkapkan, saran ataupun kritik dari Ombudsman terkait layanan asuransi dan kesehatan akan menjadi bahan evaluasi di internal.

“Dengan adanya korektif itu kami harapkan pelayanan di Satpas Polres Metro Depok semakin baik, sehingga masyarakat semkin terlayani dengan pelayanan kami yang semakin profesional.”katanya.

Dirinya menambahkan, selain meningkatkan pelayanan, pihaknya juga semakin gencar melakukan pengawasan untuk memberantas pungutan liar. Salah satunya dengan melibatkan Satuan Provost Polri.

“Sehingga masyarakat semakin nyaman menerima pelayana publik dari Polri, utamanya di Satpas SIM Polres Metro Depok", pukas Reza.

Seperti diketahui, dilayanan Satpas SIM Pasar Segar, Sukmajaya, Depok sebelumnya sempat tersiar kabar dan jadi pemberitaan media massa lantaran dugaan pungutan liar yang berakibat membengkaknya biaya pengurusan SIM yang mencapai Rp.600-650 ribu.

Penulis:

Baca Juga