Inilah Tips Keseimbangan Hidup Ala Isa Meilia

Depok, Akuratnews.com - Punya kesibukan segudang, notaris Isa Meilia mengaku tak mau tersita sepenuhnya pada rutinitas. Ia merasa perlu ada hal lain yang dilakukannya di luar pekerjaannya sehari-hari.

Maka perempuan berdarah Jawa ini terus melanjutkan hobinya traveling keliling dunia. Hobi yang diakrabi sejak masih remaja ini selain melepaskannya dari rutinitas pekerjaan, juga memberikannya banyak pengalaman.

“Saya selalu mengambil waktu sekitar dua pekan dalam setahun untuk traveling. Kadang bareng teman, tetapi lebih sering bareng keluarga,” kata Isa saat berbincang di kediamannya di Depok, baru-baru ini.

Baginya traveling juga menjadi cara memberikan apresiasi dan penghargaan kepada diri sendiri setelah lelah berkutat dalam kesibukan yang luar biasa.

Ia merasa penting memberikan kesempatan kepada tubuhnya untuk istirahat sekaligus bersenang-senang.

“Ada saatnya kita bekerja keras, ada saatnya bersenang-senang, ada juga saatnya kita berinvestasi untuk akhirat. Hidup itu harus seimbang, uang tak dibawa mati, harta bakal kita tinggalkan,” kata Isa.

Baginya, menjadwalkan traveling setahun sekali itu penting. Mumpung badan masih kuat dan usia masih muda. Sebab traveling usia tua justru tidak akan bisa menikmati total destinasi wisata yang dikunjungi.

“Jadi traveling yang tepat ya saat usia masih muda, jangan menunggu tua, jangan menunggu pensiun,” ucap Isa.

Hobi travelingnya ini pun telah membawa Isa ke berbagai destinasi di berbagai wilayah di tanah air dan 45 negara, mulai Jepang, Rusia, China dan sejumlah negara-negara Eropa seperti Belanda, Swiss, Italia, Finlandia, Inggris, juga negara-negara di Timur Tengah dan Australia.

Isa bersama keluarga saat traveling ke Antartika.

Dari sekian banyak negara yang dikunjungi, Isa mengaku paling terkesan saat berkunjung ke Antartika pada 2018. Wisata di wilayah Antartika tak hanya menyajikan keindahan alam, tetapi juga suhu udara yang menantang yakni minus 20 derajat celcius.

“Suasana remang-remang sepanjang hari, karena di Antartika enam bulan ada matahari, enam bulan nggak ada matahari,” beber Isa.

Tak hanya traveling, Isa pun coba melakukan hal lain yang berbeda dari rutinitas sehari-harinya yakni berkegiatan sosial.

Seperti yang baru-baru ini dilakukannya bersama CEO Harmony Land, Fitor Muhammad lewat Yayasan Harmony Land.

Di yayasan ini, Isa dan Fitor memulai menggagas pembangunan masjid Nursyamsi di perumahan Bogor Green Residence, Tajur Halang, Bogor. Masjid ini nantinya bukan hanya sekadar masjid komplek perumahan, tapi akan menjadi pusat kajian keagamaan dan ekonomi bagi wilayah sekitarnya.

Isa yang sudah enam tahun menjadi notaris Harmony Land ini merasa menemukan partner yang sejalan dan tepat saat bertemu Fitor, anak muda yang telah mampu mengembangkan bisnis propertinya dengan amanah.

"Jadi nggak cuma semata cari untung, tapi ada sisi sosialnya juga. Seperti masjid Nursyamsi ini, rencananya akan menjadi pusat kajian Islam bagi daerah sekitar sini. Nanti juga ada Yayasan Harmony Land yang bakal suppport kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini," ucap Isa.

Kedepannya, Isa bakal terus saling support dalam hal kerjasama terkait legalitas properti dan investasi serta kegiatan sosial yang dilakukan Harmony Land bersama yayasannya sebagai bagian dari meraih keseimbangan antara kerja keras, bersenang-senang dan investasi untuk akhirat.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga