Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kehilangan Sepertiga Pasukan di Ukraina

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kehilangan Sepertiga Pasukan di Ukraina/Ilustrasi
Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kehilangan Sepertiga Pasukan di Ukraina/Ilustrasi

AKURATNEWS - Intelijen militer Inggris membocorkan bahwa Rusia sudah kehilangan sepertiga dari pasukannya di Ukraina.

Selain itu, Rusia dilaporkan juga terus mengalami kesulitan untuk menyerang Ukraina. Sebab perlawanan pasukan dari negara itu semakin sengit.

"Kampanye Rusia di timur Ukraina telah kehilangan momentum," dikutip dari surat kabar Inggris yang disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Inggris, Senin, 16 Mei 2022.

Selain itu Kementerian Pertahanan Inggris menegaskan Rusia secara signifikan sudah mengalami keterlambatan untuk mencapai tujuannya dalam serangan itu.

“Rusia sekarang sudah menderita kerugian sepertiga dari kekuatan tempur darat yang dilakukan pada Februari,” bunyi pernyataan mereka dikutip dari The Guardian, Senin, 16 Mei 2022.

Kementerian Pertahanan Inggris juga menegaskan perubahan fokus Rusia untuk menyerang Ukraina timur tidak memberikan pengaruh yang besar bagi pasukan Vladimir Putin.

Mereka menegaskan meski memang ada kemajuan awal skala kecil, Rusia telah gagal membuat keuntungan teritorial yang substansial selama sebulan terakhir, sementara menderita tingkat gesekan yang tinggi secara konsisten.

Selain itu dikatakan serangan tersebut semakin terhambat oleh hilangnya peralatan penghubung dan intelijen, pengawasan serta pengintaian drone.

Kementerian Pertahanan Inggris berdasarkan laporan media tersebut menyatakan. Pasukan Rusia semakin dibatasi oleh penurunan kemampuan yang memungkinkan, moral yang terus rendah, dan efektivitas tempur yang berkurang.

“Banyak dari kemampuan ini tak dapat diganti dengan cepat, atau disusun kembali dan kemungkinan akan terus menghalangi operasi Rusia di Ukraina".

"Dalam kondisi sekarang, Rusia tak mungkin secara dramatis mempercepat laju kemajuannya selama 30 hari ke depan”.***

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Ahyar

Baca Juga