Istri Terduga Teroris Sibolga Ledakkan Diri

Jakarta, Akuratnews.com - Upaya polisi membujuk istri terduga teroris Husein alias Abu Hamzah sejak Selasa (12/3) siang tak membuahkan hasil.

Sang istri bersama sang anak akhirnya nekad meledakkan bom bunuh diri pada Rabu (13/3) sekitar pukul 01.30 WIB.

Karo Penmas Mabes Polri Dedi Prasetyo menjelaskan, dari haasil pengembangan ternyata yang bersangkutan memiliki 4 anak.

"Perlu saya sampaikan, saudara AH ini memiliki 4 orang anak," kata Dedi di Mabes Polri Jakarta Selatan, Kamis (14/3).

Menurut Dedi, dari hasil oleh tempat kejadian perkara, diduga jasad sang istri bersama anaknya hancur berkeping- keping. Sehingga mengakibatkan terkendala proses evakuasi.

"Cuma dari TKP yang berhasil di evakuasi hanya 1 potongan tubuh seorang anak kecil yang berusia 2-3 tahun," tutur Dedi.

Karena itu, lanjut Dedi, dari 4 anak itu, ketiga anak lainnya sedang dilakukan pencarian.

"Yang 3 lainnya saat ini sedang dicari atas nama H berusia 18 tahun, kemudian A berusia 16 tahun, dan S berusia 11 tahun," tutur Dedi.

Kendati demikian, Dedi tak merinci secara jelas, apakah ketiga anaknya itu sudah terkontaminasi oleh faham radikal kedua orang tuanya. Hal itu, pihaknya sedang melakukan pencarian terhadap ketiga anak tersebut.

"Ini sedang kita dalami," tuturnya.

Sebelumnya, tiga ledakan bom terjadi sepanjang Selasa (12/3/2019) sore hingga Rabu (13/3/2019) dini hari, di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumatera Utara.

Ledakan itu terjadi ketika tim Densus 88 menggerebek rumah terduga teroris, Husain alias Abu Hamzah.

Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kemudian, dua ledakan terjadi lagi sekitar pukul 01.20 pada Rabu dini hari.

Akibat ledakan bom yang cukup dahsyat dari rumah terduga teroris itu, warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri.

Imbas dari ledakan tersebut, tampak kepulan asap tebal di bagian atas rumah terduga teroris.

Diduga kuat, isteri terduga teroris melemparkan bom itu ke arah rumah warga dari atas rumahnya

Petugas pun langsung bergerak untuk mengecek lokasi ledakan bom, sedangkan  warga langsung dipukul mundur agar jangan mendekat ke lokasi.

Jurnalis: Edi Suroso
Publisher: Ahmad

Penulis:

Baca Juga