Isu Reshuffle Kabinet, Publik Mulai Bereaksi

Jakarta, Akuratnews.com - Jika ingin direfleksikan, sebenarnya agak aneh isu reshuffle kabinet tiba-tiba berhembus ke hadapan publik. Bagaimana tidak, isu ini mendapatkan perhatian luas setelah dilontarkan oleh pegiat sosial media (sosmed) sekaligus pendukung Presiden Jokowi, Dede Budhyarto lewat akun Twitternya pada 21 Februari 2020.

Dalam cuitannya, Dede mengaku baru kembali dari pertemuan di Istana Bogor dan menyebutkan akan terjadi reshuffle bagi menteri yang kinerjanya tidak baik.

Menariknya, Koordinator Tim Sembilan Partai Golkar, Cyrillus Kerong pada 14 Februari 2020 lalu bahkan menyebutkan terdapat sekitar sembilan menteri yang akan diganti oleh Presiden Jokowi sebelum atau sesudah Lebaran mendatang.

Sontak saja, publik bereaksi dan mulai menebak-nebak siapa gerangan menteri yang akan diganti. Terlebih lagi, dengan banyaknya menteri yang memberikan pernyataan kontroversial beberapa waktu terakhir, isu akan terjadi reshuffle tentu menjadi masuk akal.

Beda dengan publik yang mulai menebak-nebak, beberapa menteri seperti Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, dan Menko PMK Muhadjir Effendy justru menunjukkan kekompakan dengan memilih memberikan jawaban diplomatis, hingga tidak memberikan tanggapan sama sekali.

Peka bahwa isu tersebut dapat kembali menimbulkan kegaduhan, Kepala Staf Kepresiden Moeldoko dan Menko Polhukam Mahfud MD, dengan tegas menepis akan terjadi reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Tidak ketinggalan, Presiden Jokowi bahkan menyebutkan bahwa dirinya dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin justru belum memiliki pemikiran akan melakukan reshuffle.

Menariknya, Ketua DPR Puan Maharani justru memberikan tanggapan yang seayun dengan persepsi publik bahwa isu tersebut adalah peringatan bagi para menteri yang belum menunjukkan kinerja yang baik.

Lantas, hal apakah yang dapat dimaknai dari tiba-tiba merebaknya isu reshuffle kabinet tersebut?

Kegaduhan Terus Berulang, Mengapa?

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Redaksi

Baca Juga