Isu Reshuffle Menguat, RKIH Ajukan Tiga Nama

Jakarta, Akuratnews.com - Kabar reshuffle kabinet makin menguat setelah dua menteri kabinet Presiden Jokowi kena kartu merah dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Presiden Jokowi kini tidak hanya didesak mencari pengganti Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Menteri Sosial, tapi juga melakukan perombakan kabinet.

Sejumlah parpol pendukung pemerintah juga ikut melemparkan wacana tersebut. Tidak terkecuali relawan Joko Widodo juga mengusulkan presiden me-reshuffle para menterinya.

Wakil Sekretaris Jenderal Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH), Teguh Eko Prastyono mengatakan, usulan reshuffle menteri yang dilayangkan para relawan presiden tersebut memang ada.

"Reshuffle itu hak prerogatif presiden, yang memutuskan kapan dan siapa yang kena reshuffle. Tetapi presiden mesti perhatikan juga masukan para relawan yang setia membantu Jokowi hingga menjadi presiden," ucap Eko di Jakarta, Jumat (18/12).

Eko menambahkan, reshuffle untuk perbaikan seharusnya jadi pertimbangan utama Presiden Jokowi jika tidak ingin rakyat makin skeptis.

Terkait hal tersebut ia mengatakan agar Presiden Jokowi memasukan nama nama calon menteri yang punya kredibilitas, integritas dan loyalitas.

"Selain itu tentunya adalah figur bersih dari korupsi juga cakap bekerja dan pro rakyat, dan tentunya ia harus punya visi yang sama dengan presiden," ujar Eko.

RKIH pun, lanjut Eko, punya tiga nama yang dianggap layak menjadi menteri untuk dipertimbangkan Presiden Jokowi sebagai jika melakukan reshuffle.

Mereka adalah :
1. Sakti Wahyu Trenggono yang saat ini menjadi Wakil Menteri Pertahanan.
2. Maman Imanulhaq, Ketua direktorat Relawan
3. Laksda Purn Eko Djalmo, eks Dirjen PSD KKP.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga