Tinggal Tunggu Perpres

Iuran BPJS Naik, Warganet: DIMISKINKAN Oleh REZIM #RezimLepasTanggungJawab

foto dok. twitter.

Jakarta, Akuratnews.com - Wacana Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial alias BPJS Kesehatan ditanggapi sadis oleh warganet. Kenaikan yang membuat geram warganet ini dilandasi dari defisit tak berkesudahan dari BPJS Kesehatan. Bahkan dikabarkan potensi defisit bakal membengkak jadi Rp32,8 triliun hingga akhir tahun ini.

Masalah klasik yang terus mendera BPJS sejak 2014 lalu terus meruncing. Akibatnya, iuran BPJS pun dinaikan, melalui Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016 dilakukan penyesuaian iuran, yakni kelas I menjadi Rp80 ribu dari sebelumnya Rp59.500, kelas II menjadi 51 ribu dari Rp42.500 dan kelas III jadi Rp30 ribu dari Rp25.500.

Lantas wacana kenaikan iuran pun kembali ramai disuarakan, tinggal menunggu Presiden membuat aturannya (Perpres) agar kenaikan bisa diwujudkan pada Januari tahun depan, 2020.

Adapun usulan kenaikan iuran yang telah dihitung secara rinci dan mempertimbangkan neraca keuangan BPJS Kesehatan, yaitu kelas I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu, kelas II dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu dan kelas III menjadi Rp42 ribu dari Rp30 ribu.

Akibatnya, usulan kenaikan iuran bulanan peserta BPJS Kesehatan menuai kritik warganet. Tanda pagar (tagar) kritikan dari warganet soal itu ramai di Twitter, kemarin, Rabu, 28 Agustus 2019.

Misalnya, #BPJSMencekik dan #RezimLepasTanggungJawab.

"Indonesia lagi sakit!!!!" tulis salah satu pengguna, sepergi dikutip situs nasional, Kamis (29/8/2019)

Yang lainnya menulis. "Sebenarnya males gw bahas BPJS secara gw bayar rajin, dipakai juga enggak. Eeeh, udah gitu malah mau dinaekin pula iuran BPJS-nya. Sudah tahu BPJS kolaps, sok-sokan mau pindah ibu kota. Kalau ada duit berlebih, urus dululah itu BPJS. Kasihan rakyat kecil bos,"

"Gak dibayar nanti kena sanksi, gak ikutan di sangka warga gak baik, diikutin tapi gak pernah kepakai karena sakitnya cuma sembuh pakai obat warung. Beginilah nasib menengah ke bawah yang ikutan semua aturan pemerintah pasrah dalam lelah," keluh lainnya.

sementara akun Ovi Ropiqoh menulis tagar #BPJSMencekik, uang bpjs kita pakai buat jajan cincau dawet.

Kemudian akun JAUNTY GIRL @Anggraini_4yu menulis semacam puisi, "Kita Bukan BODOH, Tapi DIBODOHKAN, Kita Tidak MISKIN, Tapi DIMISKINKAN Oleh REZIM, Oleh Sebuah SISTEM, Yaitu#RezimLepasTanggungJawab,".**

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga