Jadi Korban Salah Sasaran, Tukul Tewas Dikeroyok

Wonosobo, Akuratnews.com - Tujuh pelaku pengeroyokan yang menewaskan M Fadlun alias Tukul (39) pada Minggu malam, 30 Juni 2019, akhirnya tertangkap. Para pelaku seluruhnya warga Kecamatan Selomerto, Wonosobo, Jawa Tengah, yakni Tekat, Dimas, Adid, Aan, Kabul, Sarpan, dan Davit.

Dalam rekonstruksi yang dilakukan di Wonosobo, Rabu (17/7/2019), terungkap jika para pelaku mengeroyok Tukul usai menonton kesenian tradisional Ndolalak di Desa Kauman Kecamatan Kaliwiro.

Kejadian bermula saat salah seorang pelaku, Tekat, dikeroyok saat menonton acara itu. Tak terima dengan perlakuan korban dan rekannya, Tekat yang sudah bersama delapan orang lainnya balik mengadang korban dan temannya di jalan menuju Desa Kauman Kecamatan Kaliwiro.

Tukul pun tak berdaya setelah dipukul menggunakan kayu di bagian kepala serta ditendang.

Tukul sempat dirawat di rumah sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta selama tiga hari, hingga akhirnya nyawanya tidak dapat tertolong. Sementara temannya mengalami luka-luka.

"Para pelaku kami tangkap di rumah. Awalnya tiga orang kemudian pengembangan pelaku pengeroyokan menjadi sembilan orang. Dua masih DPO. Para pelaku masih muda umurnya rata-rata 20-an tahun. Mereka dikenakan pasal 170 ayat 1 dan ayat 2 ke dan ke 3 KUHP," kata Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Heryanto, usai melakukan rekonstruksi di Mapolres Wonosobo.

"Jadi, sebenarnya ini korban salah sasaran. Karena saat itu gelap, para tersangka ini tak mengetahui secara persis bahwa sebenarnya kedua korban yang diadang sama sekali bukan kelompok yang ribut dengan mereka," kata Heryanto menambahkan.

Dari keterangan Tekat, dia saat acara itu mengaku ditanya orang tak dikenal. Namun tak berapa saat, dia langsung dikeroyok. Mirisnya, menurut Tekat, Tukul saat itu tidak ikut mengeroyoknya, namun ada di lokasi kejadian.

Penulis: Redaksi
Editor:Redaksi

Baca Juga